Dark/Light Mode
Tausiah Politik
Sebelumnya
Konon di Jerman ada sebuah rumah sakit yang unsur pengobatannya dari lebah madu. Mulai dari madu, sarang lebah, sampai kepada sengatan lebahnya sendiri. Di dalam salah satu ayatnya memang dinyatakan lebah-madu sebagai: Fi hi syifaa’un lin nas (di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia). Banyak sekali obat-obat dan suplemen yang menjadikan madu sebagai unsur penting di dalamnya. Malah Prof Andi Mappatoba menyebutkan ada seorang ahli menyarankan agar orang yang berumur 40 tahun ke atas disarankan mengkonsumsi madu minimal satu sendok sehari.
Yang tidak kalah pentingnya untuk dikaji ialah mengapa serangga yang disebut dalam Al-Qur’an adalah betina. Ini nanti kita akan bandingkan dengan semut (An-Naml) dan laba-laba (al-’Ankabut) yang juga menjadi bagian dari nama-nama surah Al-Qur’an. Khusus untuk lebah, ternyata yang memimpin masyarakat lebah yang bersusun-susun tingkatannya itu ternyata adalah jenis betina (ratu). Bukan rahasia lagi bagi seseorang yang ingin beternak lebah, menjinakkan ratunya. Jika ratunya dijinakkan maka masyarakatnya yang lain akan mengikutinya.
Baca juga : Konsep Pascapanen Nabi Yusuf
Dengan demikian memudahkan untuk diternakkan. Mungkin antara lain inilah rahasianya mengapa Allah Swt memberi nama salah satu surah Al-Qur’an dengan al-Nahl. Lebah adalah serangga unik yang secara ekslusif diungkapkan di dalam Al-Qur’an sebagai serangga yang membawa banyak keberuntungan kepada umat manusia.
Baca juga : Asas Nullun Delictum Nabi Yusuf
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 8, edisi Sabtu, 22 Maret 2025 dengan judul "Keajaiban Al-Qur’an (19) Misteri Lebah-Madu (Bagian 1)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.