Dark/Light Mode

Berguru Kepada Impersonal Teachers (10)

Berguru Kepada Semut

Jumat, 9 Mei 2025 06:02 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Baik menurut Al-Qur’an dan hadis maupun para peneliti menemukan bahwa komunitas semut memiliki banyak keistimewaan. Komunitas semut konsisten menempuh garis perjalanan, tidak terpisah-pisah. Setiap kali berjumpa atau berpapasan satu sama lain, mereka saling berciuman. Jika ada di antaranya yang sakit diangkut ramai-ramai dibawa ke sarang.

Baca juga : Berguru Kepada Unta

Ahli biologi juga mengungkapkan solidaritas semut sangat tinggi. Setiap kali di antara mereka menemukan makanan, maka setiap itu pula saling menyampaikan kepada kelompoknya lalu mereka makan berjamaah. Mereka juga tunduk kepada pimpinannya dan sebaliknya pimpinannya juga sangat sayang terhadap komunitasnya, sebagaimana tergambar di dalam ayat tersebut.

Baca juga : Berguru Kepada Burung Merpati

Kehadiran komunitas semut menjadi pelajaran besar bagi manusia, bahwa kerja sama, istiqamah, dan solidaritas telah ditunjukkan oleh semut. Kepemimpinan mereka sangat teratur sehingga satu sama lain memiliki kesetaraan. Pimpinannya juga tidak mau menang sendiri, tetapi sama-sama mereka mencari nafkah. Jika ada di antara mereka mendapatkan rezeki, tidak dimakan sebelum komunitas lainnya datang beramai-ramai. Berbeda sebagian manusia, dihabiskan sendiri baru memberitahu orang lain. Subhanallah.

Baca juga : Berguru Kepada Burung-Burung Nabi Ibrahim

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Jumat, 9 Mei 2025 dengan judul "Berguru Kepada Impersonal Teachers (10), Berguru Kepada Semut"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.