Dark/Light Mode
Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (8)
Kejujuran Akademik
Tausiah Politik
Sebelumnya
Ia mencontohkan, salah seorang ilmuan muslim, Hunain ibn Ishaq yang berprofesi sebagai penerjemah. Ia tidak pernah mencampur adukkan satu karya dengan karya lain tanpa mengidentifikasi dan sekaligus mencantumkan identitas yang punya karya.
Contoh lain, kitab-kitab Al-Thabari, baik di dalam tafsirnya (Tafsir al-Thabari) maupun kitab tarekh-nya (Tarikh Imam wa al-Muluk). Terkadang hanya satu informasi pendek tetapi harus ditulis berulang-ulang karena informasi itu disampaikan oleh banyak jalur dan semua jalur itu dicantumkan di dalam tulisan.
Baca juga : Antara Universalitas Islam dan Kearifan Lokal
Rosenthal juga menyebut Ibn Sina yang menulis berbagai karyanya sangat disiplin. Dalam menulis karya agungnya, Kitab al-Syifa’, Ibn Sina selalu mencantumkan sumber-sumber pengambilannya.
Jika ia tidak tahu atau lupa sumber informasinya, ia meminta maaf kepada orang-orang yang menjadi sumber informasi itu. Ilmuan muslim menurut Rosenthal sangat tawadhu (hamble).
Baca juga : Antara Kontinuitas dan Orisinalitas
Ia tidak pernah mengklaim karya orang lain sebagai karyanya. Ini semua dilakukan karena berhubungan dengan tauhid, di mana Allah SWT Maha Tahu, apa yang dilakukan hamba-Nya. Menjiplak atau memplagiasi karya orang lain sama dengan mencuri, yang dalam Islam selain pelanggaran hukum juga akan mengaburkan jiwa dan sulit mendapatkan cahaya Ilahi.
Rosenthal membandingkan ilmuan muslim dengan ilmuan dan filsuf Yunani klasik seperti Plato, Aristoteles, dan lain-lain, jauh berbeda.
Baca juga : Peradaban Islam: Iqra’ bi Ism Rabbik (Bagian 3)
Rosenthal menyebut sejumlah karya Plato dan Aristoteles yang diyakini bukan hasil pemikirannya, tetapi teruang di dalam bukunya, tanpa ia mencantumkan sumber-sumber pengambilannya. ***
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Senin, 21 Juli 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (8) Kejujuran Akademik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.