Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
Sebelumnya
Agama Islam di Madagaskar mengalami perkembangan pesat. Dalam dekade terakhir, banyak penduduk asli yang menjadi mualaf. Jumlah masjid meningkat dari hanya beberapa bangunan menjadi puluhan. Sebuah laporan menyebutkan sedikitnya terdapat 50 masjid dan pusat kegiatan Islam di Madagaskar.
Komunitas Muslim juga memiliki restoran halal, mendirikan klinik, sekolah, yayasan sosial, serta ikut berkiprah dalam ekonomi dan politik. Dakwah Islam disiarkan dengan bebas melalui televisi maupun radio nasional. Islam tidak menghadapi hambatan berarti di negeri ini.
Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Serbia
Seperti daratan Afrika di sekitarnya, Islam masuk ke Madagaskar melalui jalur perdagangan oleh para pedagang Arab-Muslim sekitar abad ke-10 atau 11 M. Hubungan perbudakan juga menjadi salah satu jalur kedatangan Muslim, seperti warga Zanzibar yang dibawa bekerja ke pantai timur Afrika, serta kelompok pekerja perkebunan yang dibawa oleh pemerintah kolonial, termasuk dari Indonesia—khususnya dari Pulau Jawa.
Komunitas Jawa di Madagaskar masih mempertahankan keaslian budaya Jawanya. Hal menarik, hingga kini mereka masih membangun masjid yang menghadap ke barat, meniru orientasi masjid di Pulau Jawa, meskipun masjid komunitas lain menghadap ke arah yang sebaliknya. Kesenian Jawa seperti gamelan dan tradisi batik masih lestari di negeri ini.
Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Italia
Umumnya mereka masih dapat berkomunikasi dalam bahasa Jawa, meski tidak memahami bahasa Indonesia. Saat penulis masih studi di Leiden University, beberapa mahasiswa Madagaskar bahkan mengajari penulis berbahasa Jawa. Mereka juga mempertahankan ajaran Islam Sunni dengan mazhab yang sama seperti di Indonesia.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Senin, 1 Desember 2025 dengan judul "Harapan Dunia terhadap Indonesia: Madagaskar"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya