Dark/Light Mode

Bahlil Lahadalia: Merawat Diplomasi Internasional Bagian Tanggungjawab Golkar

Jumat, 5 Desember 2025 14:15 WIB
Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, S. Ag., M.Si
Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, S. Ag., M.Si

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebagai Ketua DPP. Partai Golkar yang membidangi Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional, saya mendapat amanah untuk memimpin delegasi beranggotakan sembilan orang dalam kunjungan kerja ke Federasi Rusia. 

Rombongan ini terdiri dari Amriyati Amin, Ratu Dian Hafifah, Mustafa Makmun Radja, Dosmar, Sirajuddin Wahab Abdullah, Mustahuddin, dan Abdul Rahman Farisi. Mereka adalah rekan-rekan yang selama ini bersama saya ikut memikirkan arah diplomasi antarpartai dan kontribusi Golkar dalam memperkuat hubungan internasional Indonesia. 

Perjalanan ini membawa kami ke beberapa kota penting, mempertemukan kami dengan banyak pribadi baik, dan membuka ruang-ruang pemahaman yang semakin dalam terhadap kehidupan masyarakat Rusia.

Sejak langkah pertama di bandara, kesan yang muncul adalah keteraturan dan keramahan. Ada ketenangan yang memancar dari cara masyarakat menjalani aktivitas mereka, dari petugas keamanan hingga petugas transportasi, semua memberikan pelayanan yang membuat kami merasa dihargai sebagai tamu. 

Kota-kota yang kami lewati menunjukkan wajah Rusia yang dibangun di atas peradaban panjang dan penghormatan terhadap ruang publik. Pemandangan itu membawa kami pada satu kesadaran bahwa banyak hal baru hanya akan dimengerti ketika seseorang benar-benar hadir dan melihat sendiri.

 

Andrey A Klimov dari Partai Rusia Bersatu dan Prof. Ngabalin dari Partai Golkar.

Rombongan kami, sembilan orang dengan latar belakang tugas yang berbeda, memiliki kesan yang serupa: Rusia menyambut dengan ketulusan dan profesionalitas.

Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah besarnya jumlah mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Rusia. Mereka tersebar dalam berbagai jurusan, dari hubungan internasional, ekonomi, teknologi tinggi, hingga ilmu nuklir. 

Baca juga : Askrindo Kembali Raih Sertifikasi Internasional BCMS Dari British Standard Institution

Ketika mendengar alasan mereka memilih Rusia, kami dapat merasakan kedalaman motivasinya. Mereka melihat Rusia sebagai pusat sejarah yang hidup, tempat ilmu pengetahuan bertumbuh dengan serius, dan ruang belajar yang membentuk karakter melalui kedisiplinan serta wawasan global. 

Kehadiran mereka di negeri yang jauh ini memberi harapan besar tentang masa depan Indonesia. Mereka adalah anak-anak muda yang tumbuh dengan pemahaman lintas budaya dan kemampuan akademik yang kuat, dan saya percaya mereka akan kembali membawa manfaat bagi bangsa.

Perjalanan kami mencapai titik penting ketika menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara Partai Golkar dan Partai Rusia Bersatu (United Russia Party). Dokumen tersebut menjadi pondasi untuk memperluas dialog politik antarpartai dan membuka jalur kolaborasi yang lebih erat. 

Ketika menerima foto resmi dari momen penandatanganan itu, saya merasakan keyakinan bahwa hubungan antar partai dapat memperkuat diplomasi negara di ruang-ruang yang tidak selalu terlihat oleh publik luas. Inilah salah satu bentuk kerja nyata Golkar dalam mendukung arah politik luar negeri Indonesia.

Selain agenda politik, kami juga berkesempatan berjumpa dengan Wakil Mufti Rusia dalam suasana yang penuh kehangatan. Pertemuan tersebut menghadirkan percakapan mengenai peran agama di dalam masyarakat, moderasi, dan tanggung jawab sosial komunitas Muslim di Rusia.

Suasana dialog itu memperlihatkan bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dapat menjadi jembatan yang menyatukan berbagai latar belakang budaya. Saya melihat bahwa diplomasi yang paling kuat sering lahir dari pertemuan yang menghadirkan kejujuran, rasa hormat, dan ketulusan.

Dukungan kerja delegasi selama berada di Federasi Rusia juga terasa sangat bermakna berkat peran KBRI Moskow. Mulai dari Sochi, Tomsk, hingga Moskow, jajaran KBRI memberikan pendampingan yang luar biasa sejak kami tiba sampai kembali ke tanah air.

Saya dan seluruh tim menyampaikan apresiasi serta terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras dan perhatian yang mereka berikan kepada kami.

Baca juga : Puji Penghargaan Bahlil, Jamaludin Malik: Selaras dengan Visi Energi Prabowo

Hal yang sama juga kami rasakan dari dukungan Kedutaan Besar Rusia di Indonesia. Sejak keberangkatan hingga kepulangan, mereka memberikan bantuan yang sangat berarti dan komunikasi kami terus berjalan dengan baik sampai hari ini.

Hubungan yang terjalin ini semakin penting karena berkaitan dengan berbagai upaya membantu mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan Federasi Rusia khususnya di Tomsk State University.

 

Bersama delegasi Indonesia.

Setelah seluruh agenda resmi selesai, kami kembali ke tanah air dan langsung melaporkan hasil perjalanan kepada Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan anggota pleno DPP Partai Golkar pada hari Jumat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih atas pelaksanaan tugas delegasi. 

Beliau memberikan pesan yang sangat penting dan menjadi arah bagi kami, bahwa bidang kebijakan politik luar negeri memiliki tanggung jawab besar untuk merawat hubungan dengan negara sahabat.

Merawat Diplomasi Internasional adalah bagian penting dari kerja dan program Partai Golkar yang saya pimpin khususnya Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional.

Prinsip bebas-aktif negara republik Indonesia dari dulu hingga apa yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto saat ini menjadi pedoman utama bagi Partai Golkar untuk menjalin kerja sama dengan partai-partai politik di seluruh dunia.

Amanat itu menjadi peneguh bagi langkah kami ke depan, bahwa diplomasi antarpartai adalah bagian penting dari kontribusi Golkar bagi posisi Indonesia dalam percaturan global.

Baca juga : Bahlil Lahadalia Raih Penghargaan Atas Gebrakan Transisi Energi Nasional

Ketika refleksi perjalanan ini saya tuliskan, ada rasa syukur yang mengalir. Dari Sochi hingga Moskow, dari percakapan politik hingga dialog kultural, dari perjumpaan dengan para mahasiswa hingga diskusi dengan tokoh agama, semuanya memberikan gambaran menyeluruh tentang kedalaman hubungan Indonesia dan Rusia. 

Delegasi kami merasakan bahwa kedua negara memiliki ruang besar untuk memperluas kerja sama, baik dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan, maupun kebudayaan. Setiap pertemuan menghadirkan pembelajaran, setiap agenda menambah wawasan, dan setiap pengalaman memperkaya cara pandang kami tentang arti hubungan antarbangsa.

Perjalanan ini menegaskan bahwa diplomasi tidak hanya bergerak melalui perjanjian dan forum resmi. Diplomasi juga lahir dari perjumpaan antarmanusia, dari rasa hormat terhadap budaya yang berbeda, dan dari kesediaan untuk membangun kepercayaan melalui tindakan nyata. 

Partai Golkar akan terus hadir dalam ruang-ruang itu, menjaga hubungan yang telah terbentuk dan memperluas jembatan kerja sama demi kebaikan bangsa Indonesia. Rusia memberikan kesan yang kuat bagi saya dan seluruh anggota delegasi, dan kami kembali dengan keyakinan bahwa masa depan hubungan kedua negara akan semakin kokoh.

Catatan Lawatan Delegasi Partai Golkar dari Sochi, Tomsk State University Siberia hingga Rusia  bersama Wakil Mufti Syekh Rushan Khazrat Abbyasov. 

Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, S. Ag., M. Si adalah Guru Besar Hubungan Internasional, Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan dan Visiting Professor Tomsk State University (TSU), Siberia-Federasi Russia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.