Dark/Light Mode
- Bangun 29 Bendungan, Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Daerah
- Terima Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Disisir Densus 88
- TikTok Perkuat Transparansi dan Literasi Konten Buatan AI
- PGN Sebut Jaringan Gas Sumatera Makin Kuat, Investor Diajak Lihat Langsung
- Disebut sebagai Sahabat, Kapolri Panggil Jaksa Agung Kakak Asuh
Tausiah Politik
Sebelumnya
Komunitas Muslim di Singapura terus berkembang. Karena itu, pada tanggal 1 Juli 1968 pemerintah membentuk sebuah lembaga khusus bernama Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS), yang setara dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUIS diberi kewenangan untuk mengurusi kepentingan dan kesejahteraan umat Islam, seperti zakat, jaminan produk halal, urusan haji, pengelolaan masjid, pendidikan, ekonomi, kesehatan, kebudayaan, dan peradaban Islam Singapura. Kehadiran MUIS semakin dirasakan manfaatnya baik oleh komunitas Muslim maupun pemerintah Singapura, karena seluruh persoalan umat—baik internal, antarumat beragama, maupun antara umat Islam dan pemerintah—ditangani melalui lembaga ini.
Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: India
MUIS juga aktif menjalin komunikasi dengan para menteri negara-negara MABIMS dalam penyelesaian isu regional keumatan, seperti penetapan tanggal 1 Ramadan dan 1 Syawal serta kebijakan jaminan produk halal. MUIS diberi kepercayaan untuk mengelola sekitar 80 masjid, pusat kegiatan Islam, dan madrasah di Singapura.
Baca juga : Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Filipina
Salah satu kewenangan terpenting MUIS adalah penyelenggaraan perkawinan, perceraian, dan rujuk bagi komunitas Muslim di Singapura. Setiap Muslim yang ingin melangsungkan perkawinan wajib melaporkan dan memprosesnya melalui MUIS.
Baca juga : Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Jepang
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Selasa, 9 Desember 2025 dengan judul "Harapan Dunia terhadap Indonesia: Singapura"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.