Dark/Light Mode

Harapan Untuk Ebola

Selasa, 2 Juni 2026 18:55 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada 1 Juni 2026 kemarin media resmi “United Nation News” memberitakan lima aspek yang cukup menjanjikan tentang penanganan Ebola.

Pertama, empat orang perawat di Republik Demokratik Kongo yang tadinya dirawat dengan Ebola. Tipe ini virus Bundibugyo yang berhasil diobati dengan baik dan sudah keluar rumah sakit.

Data sampai 31 Mei 2026 menunjukkan bahwa di Kongo ada 210 kasus terkonfirmasi Ebola dengan 17 kematian, dan diberitakan juga ada 16 petugas kesehatan yang tertular Ebola. Selain itu ada hampir 350 kasus suspek di negara tersebut.

Kedua, sudah ada beberapa kemajuan tentang upaya menemukan obat dan vaksin, walaupun penelitian masih terus berjalan.

Baca juga : Rokok Dan Tuberkulosis

Untuk kasus terkonfirmasi maka ada tiga obat yang diprioritaskan dalam uji klinik, yaitu antibodi monoklonal MBP 134, maftivimab, dan antiviral remdesivir.

Ketiga, untuk pencegahannya, prioritas uji klinik sekarang ini adalah obat antiviral obeldesivir, yang sedang diteliti dampaknya sebagai “post-exporuse measure” untuk diberikan pada mereka yang kontak dengan kasus terkonfirmasi.

Keempat, menurut WHO saat ini evaluasi sedang dilakukan pada dua kandidat vaksin untuk Ebola Bundibugyo.

Kelima, pernyataan Direktur Jenderal WHO menyebutkan, bahwa kalau Ebola Bundibugyo ditangani segera maka hasilnya dapat lebih baik.

Baca juga : Penghargaan Pada HUT Ke-58 PPTI

Hal ini ditegaskan DirJen WHO “It is not without hope," atau “bukan tanpa harapan”, walaupun memang angka kematiannya tinggi.

Oleh: Prof. Tjandra Yoga Aditama

 - Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University Australia

- Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara

Baca juga : Ebola dan PHEIC

- Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit

- Kepala Balitbangkes

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.