Dark/Light Mode
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Etika Politik Nabi Muhammad SAW (23)
Bahaya Pemimpin Yang Tidak Amanah (2)
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Amat banyak godaan bagi seorang pemimpin untuk melanggar amanah yang diembannya. Jika seseorang tidak sanggup memikul amanah tersebut sebaiknya dengan penuh kejantanan menolak atau menyerahkan kembali amanah itu kepada yang memberinya guna menyelamatkan semuanya.
Sebaiknya siapapun jangan terlalu berambisi meraih sebuah kedudukan atau jabatan pemimpin tetapi tidak didukung dengan kemampuan, yang pada akhirnya akan menyengsarakan rakyat atau orang yang dipimpinnya.
Baca juga : Bahaya Pemimpin Yang Tidak Amanah (1)
Dalam era sekarang ini umumnya kepemimpinan bukan lagi bersifat personal melainkan kolektif bahkan collegial. Bisa saja ada orang di antara kepemimpinan kolektif itu yang tidak amanah bahkan menggerogoti amanah kolektif itu, masih bisa dihandle oleh kawan-kawannya yang lain, namun tanggung jawab secara personal di hari akhirat tidak akan gugur.
Siapapun berbuat tidak amanah, baik sebagai perorangan, kelompok, atau collegial tetap akan dimintai pertanggungjawaban di hari akhirat.
Baca juga : Mau Perpanjang SIM Di Jakarta? Datang Aja Yuk Ke 2 Lokasi Ini
Ancaman berupa penutupan pintu surga dan kesulitan hidup duniawi bagi para pemimpin yang tidak amanah, tentunya ditambah dosa-dosa personal lain secara terpisah benar-benar akan diberikan kepada pemimpin yang tidak amanah.
Sebelum terlambat, siapapun yang memegang tampuk kememimpinan, besar atau kecil agar segera bertobat sebelum lengser atau sebelum dijemput Malaikat Maut. Masih ada waktu yang cukup untuk melakukan berbagai kebajikan guna menutupi rangkaian dosa masa lampau yang pernah diperbuat. tidak ada kata terlambat untuk bertobat bagi para pendosa. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.