Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
Sebelumnya
PP dan madrasah yang jumlahnya tidak kurang 30.000, dengan santri tidak kurang 10 juta orang, hampir tidak pernah kedengaran melakukan tawuran. Meskipun sesekali dipancing, namun tetap tidak bergeming untuk melakukan pembalasan. Bukannya mereka tidak memiliki semangat darah muda, tetapi kelihatannya mereka lebih arif di dalam merespons perkembangan dan keadaan di sekitarnya.
Baca juga : Jadi Balai Pengobatan (2)
Sementara anak-anak usia muda lain yang tergabung di dalam sekolah lain, bahkan Perguruan Tinggi, masih suka lepas kontrol dan terpancing emosinya, sehingga tawuran masih sering mewarnai kehidupan mereka.
Baca juga : Fungsi Masjid Nabi (15): Jadi Balai Pengobatan (1)
Tentu saja tidak semua sekolah umum melakukan tawuran, namun jumlah keterlibatan mereka semakin meluas. Bukan hanya di perkotaan tetapi sudah merambah ke daerah-daerah atau kota-kota kecil. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya