Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Peran Politik Santri Dalam Lintasan Sejarah (8)
Peran Kontemporer Santri (2)
Jumat, 27 Agustus 2021 06:23 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Sebagai pemimpin kharismatik, kiai menempati posisi sentral dalam menentukan corak kehidupan sosial suatu masyarakat, termasuk sistem keberagamaan mereka. Para kiai digambarkan sebagai “pialang kebudayaan” (cultural broker), yang bertanggung jawab membentuk watak keagamaan masyarakat. Dengan demikian, melalui posisi penting kiai ini, pesantren memiliki basis yang kuat di tengah masyarakat. Pesantren bisa menjadi agen perubahan sosial-politik yang sangat penting.
Baca juga : Peran Kontemporer Santri (1)
Komunitas pesantren dan masyarakat selalu berinteraksi satu sama lain. Demikian pula, keterkaitan antara pesantren dengan politik dapat dipahami dengan melihat kedudukan pesantren sebagai “trustee” masyarakat santri, di mana para santri ini mengharapkan bimbingan kultural, khususnya dalam hubungannya dengan agama Islam. Pesantren secara keseluruhan mempunyai peranan dalam mendefinisikan situasi pada umat Islam, khususnya untuk kaum santri. Pendefinisian itu menghasilkan suatu pandangan politik tertentu, yang pada gilirannya melahirkan pengelompokan politik tertentu pula.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya