Dark/Light Mode

Dwiki Dharmawan Daftarkan 2 Karyanya Ke Aggregator NexArt.id

Jumat, 15 April 2022 11:37 WIB
Musisi Dwiki Dharmawan. (Foto: Istimewa)
Musisi Dwiki Dharmawan. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebagai musisi yang sudah menghasilkan karya besar, tentu banyak aggregator (agen) musik digital yang berharap karya Dwiki Dharmawan didaftarkan pada usahanya. Tak mudah aggregator anyar langsung dapat kepercayaan musisi sekaliber Dwiki dan MD radio dari Jakarta, Bandung dan kota besar lainnya.

Terbukti saat menggelar acara Intro NexArt.id, NexArtist beserta Press Conference, dihadiri beberapa musisi salah satunya Dwiki Dharmawan yang langsung mempercayakan dua single karyanya kepada NextArt.id.

"Saya daftarin dua single milik Viola dan duet saya dengan ustad Erik Yusuf," kqta Dwiki saat di Kantor NexArt, Jakarta Pusat Rabu (14/4).

Kepercayaan besar yang diberikan Dwiki kepada NextArt bukan tanpa alasan. Dwiki melihat, NexArt memiliki transparansi keuangan yang kuat dan SDM di bidang teknologi yang mumpuni.

Baca juga : Menteri ESDM Kenalkan Budaya RI Ke Delegasi ETWG

"Meski baru saya melihat NexArt punya niatan transparansi yang kuat, ini yang jarang dimiliki aggregator lain," ujar Dwiki serius.

Diakui Dwiki, musisi Tanah Air tak jarang mengalami kesulitan dalam meraih royalti. Kendati lagu sudah dipublikasikan di berbagai platform, namun mereka belum tentu mendapat hak. Untuk itu, suami penyanyi Ita Purnamasari mendukung kehadiran NexArt di industri musik Indonesia.

NextArt.id salah satu aggregator Tanah Air yang bisa mewadahi royalti pada musisi di 150 platform digital streaming. "Yang utama ada 48 platform seperti Joox, Spotify, Apple Music, Langit musik dan beberapa lainnya," kata Rio Zee, CEO NextArt.id.

Sementara beberapa lainnya hadir dari regional di beberapa negara. Sebut saja Brazil hingga kawasan Eropa. Selain itu, ada pula platform streaming di genre musik tertentu. Sehingga lagu yang memiliki keterikatan bisa fokus memperkenalkan lagu mereka di tempat tersebut.

Baca juga : Plis Deh, Jangan Bandel Plesiran Ke Luar Negeri!

Satu hal yang menarik dari distributor musik ini adalah transparansi keuangan. Di mana pihak NextArt.id akan menjabarkan biaya apa saja yang dibebankan kepada musisi.

"Paling banyak jadi masalah, ketika penarikan royalti, tapi kok ada potongan tertentu yang tidak diinformasikan sebelumnya," jelas Rio Zee.

"Sedangkan kami, akan diberitahukan ada potongan pajak negara, transfer bank antar negara, sehingga hasilnya jelas," imbuh Rio menjabarkan.

Sejak berdiri pada Juli 2021, distributor musik ini sudah mewadahi sejumlah musis. Khususnya mereka yang datang dari daerah. Sebab seperti diketahui, tak mudah bagi para musisi itu memperkenalkan karya mereka secara nasional. "Targetnya adalah  musisi daerah," tegas Rio Zee.

Baca juga : Avian Tawarkan Sahamnya Rp 930 Per Lembar

Bagi para musisi yang ingin mendaftarkan lagu mereka di distributor musik ini, cukup merogoh kocek Rp 85.000. Selanjutnya, lagu tersebut akan disebar di sejumlah platform digital. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.