Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Cuci Tangan Dengan Air Dan Sabun Lebih Baik Ketimbang Hand Sanitizer, Ini Alasannya...
Sabtu, 14 Mei 2022 08:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan mencuci tangan dengan air dan sabun, karena dapat meluruhkan berbagai jenis kuman dan kotoran kimiawi yang ada di tangan.
Jika tak ada air dan sabun, menggunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60 persen, dapat membantu kita terhindar dari penyakit dan penyebaran kuman.
Hanya saja, CDC memberikan catatan tentang penggunaan hand sanitizer, yang dinilai tidak lebih baik dari mencuci tangan dengan air dan sabun. Berikut alasannya:
Baca juga : Israel Dan Turki Bidik Kerja Sama Teknologi Bersih
1. Hand sanitizer tidak dapat membersihkan semua jenis kuman penyakit. Termasuk, kuman penyebab diare.
Segera cuci tangan dengan air dan sabun setelah menggunakan toilet, membersihkan sampah, atau saat tangan Anda terlihat kotor.
2. Hand sanitizer tak efektif membersihkan tangan yang kotor atau berminyak. Terutama, setelah makan atau main di luar.
Baca juga : Lebih Banyak Keluar Kandang
3. Hand sanitizer tak dapat membersihkan tangan dari kotoran kimia berbahaya, seperti pestisida dan logam berat.
CDC juga mengingatkan bahaya menelan pembersih tangan berbasis alkohol, karena dapat menyebabkan keracunan.
Kasus keracunan pembersih tangan berbasis alkohol di AS, dilaporkan meningkat 36 persen sejak 2019 hingga 2020.
Baca juga : Mantan Direktur WHO Usulkan Vaksin Malaria Baru Dikembangkan Di Bumi Cenderawasih
"Untuk menghindari risiko, jauhkan hand sanitizer dari jangkauan anak. Penggunaan untuk anak berusia di bawah 6 tahun dan anak yang kesulitan mengikuti instruksi, harus mendapat supervisi dari orang dewasa," jelas CDC dalam situs resminya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya