Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Alda Ranum Virgiawan, Mahasiswa Politeknik Negeri Bandung
Gaya Hidup Peduli Lingkungan
Jumat, 30 Desember 2022 09:40 WIB
Low carbon living yang artinya gaya hidup rendah carbon ini bisa dikatakan merupakan istilah lain untuk bersahabat dengan lingkungan. Gaya hidup ini pada prinsipnya adalah gaya hidup yang meminimalisir pengeluaran atau produksi karbon dioksida secara berlebihan. Tanpa disadari sepanjang kita beraktivitas mulai dari bangun pagi hingga kembali tidur, kita semua memproduksi gas karbon dioksida. Seperti mengendarai motor berbahan bakar minyak, menggunakan pendingin ruangan, bahkan dengan mengonsumsi daging sapi adalah salah satu bentuk produksi karbon jika kita melihat pada proses produksinya. Gas karbon dioksida ini dilepas ke atmosfer.
Kita sebagai manusia harus berusaha menjaga keseimbangan alam, namun dengan adanya perkembangan teknologi yang begitu pesat dan dinamis membuat kita kesulitan menjaga hal ini. Kemajuan teknologi yang ada ini tidak diseimbangkan dengan akibat yang terjadi pada lingkungan. Menurut data Global Carbon Project (GCP) mengestimasikan emisi karbon dioksida yang dihasilkan negara Indonesia adalah sebanyak 487 juta ton (MtCO2) per 2017 dan selalu meningkat setiap tahunnya.
Baca juga : Lawan Persita, Maung Bandung Tanpa 8 Bintang
Melihat kenyataan bahwa begitu besarnya peningkatan konsumsi per kapita di Indonesia, sudah seharusnya kita mengambil Langkah besar mengubah gaya hidup kita untuk lebih peduli terhadap efek gas rumah kaca. Langkah kecil bis akita lakukan dari hal paling sederhana yang bisa kita lakukan setiap harinya. Dimulai dari berhenti menggunakan plastic single use, menghemat listrik dengan cara menggunakan lampu LED, berhenti membeli minuman kemasan dengan cara membawa minum menggunakan botol yang bisa digunakan berulang kali.
Selain itu, kita juga harus selalu memperhatikan cara produksi dari barang yang kita gunakan. Produksi peralatan elektronik, wadah makanan, hingga kosmetik. Penerapan semua hal ini bisa memberi dampak besar terhadap jumlah produksi karbon.
Baca juga : Petang Ini, Maung Bandung Lawan Tim Paling Buncit
Powered by Froala Editor
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya