Dewan Pers

Dark/Light Mode

Prof. Aman: Lulusan IPMI Harus Punya Gaya Kepemimpinan Transformasional

Rabu, 25 Januari 2023 20:28 WIB
Head of Brand Partnerships Tiktok Indonesia Haswar Hafid. (Foto: Ist)
Head of Brand Partnerships Tiktok Indonesia Haswar Hafid. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekolah Tinggi Manajemen IPMI menggelar sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda IPMI Tahun 2023.

Acara yang dilaksanakan di Auditorium Kampus IPMI International Business School, Jakarta Selatan, Selasa (24/1), dihadiri Ketua LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta Paristiyanti Nurwardani, dan Head of Brand Partnerships Tiktok Indonesia Haswar Hafid. 

Rektor IPMI Prof. M. Aman Wirakartakusumah mengatakan, program pendidikan di kampusnya mencetak mahasiswa untuk menjadi pemimpin dengan pola pikir transformasional yang mampu mengambil keputusan komprehensif, kreatif berinovasi, serta mampu melihat visi masa depan.

Berita Terkait : Kowani Perjuangkan Pemberdayaan Perempuan Di Forum Internasional

"Kami berharap lulusan IPMI dapat berkontribusi dan  mengoperasikannya setiap organisasi secara gesit, berkomitmen tinggi, kolaboratif, serta memiliki pemahaman kuat tentang kemajuan teknologi yang perkembangannya kian pesat," ujarnya.

Sementara itu, Paristiyanti Nurwardani mengatakan, perkembangan teknologi semakin berkembang pesat, karena teknologi mempermudah sebagian besar kebutuhan manusia. Oleh sebab itu, generasi penerus bangsa harus siap dan terus mengembangkan softskill dan hardskill yang dimiliki, guna memenangkan catur persaingan untuk melangkah ke dunia nyata. 

"Sejatinya, wisudawan jangan pernah berhenti belajar setelah lulus dari kampus. Mengutip pendiri bangsa kita, Soekarno menyatakan 'Belajar tanpa berpikir tidak ada gunanya, tapi berpikir tanpa belajar sangat berbahaya!'. Jadi, menjadi wisudawan hanyalah gerbang awal untuk meniti karir pada samudera kehidupan yang penuh dengan tantangan dan peluang untuk meraih masa depan yang cemerlang," ujarnya.

Berita Terkait : Ini 2 Kunci Keberhasilan Transformasi Digital BRI

Haswar Hafid menambahkan, Tiktok telah menjadi salah satu platform yang digemari oleh pengguna yang baru lulus kuliah. Tagar #CareerTok menjadi salah satu yang paling populer bagi para profesional untuk unggul dalam wawancara kerja dan membangun karir yang gemilang. 

"Tagar #CareerTok memiliki lebih dari 1,1 miliar penayangan video. Tagar lainnya seperti #ResumeTok juga menjadi tren dimana pelamar kerja mengirimkan resume mereka dalam bentuk video TikTok. Tagar ini memiliki lebih dari 250 juta penayangan video," ujarnya.

Lebih lanjut, Haswar mengatakan, platform Tiktok juga digunakan oleh anak-anak muda yang sedang membangun bisnis sendiri. Melalui video konten yang digabungkan dengan siaran langsung, para pengusaha muda tersebut dapat meraih kesuksesan secara instan.

Berita Terkait : Perdana, BP2MI Lepas PMI Ke Jerman Dan Polandia

"Berbagai perusahaan besar juga menggunakan strategi tersebut untuk mendongkrak penjualan," imbuhnya.