Dark/Light Mode

Tidur Berkualitas Dukung Kekebalan Tubuh, Ini Penjelasan Ahli

Kamis, 10 Agustus 2023 09:51 WIB
Tidur cukup dan berkualitas memberi dampak yang signifikan terhadap kesehatan. (Foto: Istimewa)
Tidur cukup dan berkualitas memberi dampak yang signifikan terhadap kesehatan. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Bukan sekadar istirahat, Sleep Educator Vishal Dasani memaparkan, tidur yang baik juga harus berkualitas.

Menurut Vishal, manusia perlu konsisten melakukan tidur yang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan kondisi tubuh dan pola hidup.

Vishal menambahkan, memahami pola tidur merupakan langkah pertama yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur.

"Karena dengan paham pola tidur, kamu bisa mengidentifikasi area mana yang harus dibenahi dan mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada," jelas Vishal. 

Baca juga : Pengamat Dukung Keseriusan TNI Bongkar Kasus Basarnas

Terdapat tiga fase yang dialami manusia ketika sudah tertidur. Dimulai dengan fase Light Sleep, aktivitas otak mulai melambat, ritme jantung dan pernafasan lebih stabil, otot mulai rileks, dan terjadi proses konsolidasi memori.

Kemudian dilanjutkan fase tidur yang lebih dalam yaitu Deep Sleep, di mana fungsi restorasi fisik terjadi. Lalu fase di mana mimpi dirasakan dan fungsi reparasi kognitif terjadi.

Vishal menjelaskan, memahami fase tidur akan lebih memudahkan masyarakat mengetahui untuk pola tidur yang baik dan menyadari bahwa ketiga fase tidur memiliki peran masing-masing.

“Momen Deep Sleep saat kita tidur biasanya tidak terlalu lama dan merupakan hal normal. Jadi, jangan panik kalau melihat porsi Deep Sleep pada sleep stage hanya 1-2 jam. Karena kualitas tidur bukan dilihat dari banyaknya Deep Sleep," tambah Vishal.

Baca juga : Gus Falah Dorong Pembentukan Ditjen Pesantren, Ini Alasannya

Seperti dijelaskan oleh Vishal sebelumnya, kualitas tidur yang baik dilihat berdasarkan konsistensi dan kebutuhan tubuh.

Dengan menggunakan Galaxy Watch6 Series, pengguna bisa tracking konsistensi tidur setelah rutin melacak pola tidur selama beberapa hari.

Ini sangat membantu untuk mendorong agar lebih konsisten tidur di jam-jam yang optimal.

"Kamu bisa memperoleh konsistensi tidur dengan mengatur jadwal tidur pada jam dan durasi yang sama setiap harinya. Misalnya, mulai tidur pada pukul 10 malam dan bangun pada pukul 6 pagi. Lakukan secara berulang setiap hari," ujar Vishal.

Baca juga : Paloh Nebak-nebak Perasaan Airlangga

Setelah konsisten melacak pola tidur dan menciptakan lingkungan yang mendukung, langkah selanjutnya adalah memperbaiki kualitas tidur dengan membentuk rutinitas yang lebih baik. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.