Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Ibu-ibu Muda Tak Percaya Minum Air Galon Guna Ulang Sebabkan Kemandulan

Minggu, 24 September 2023 06:34 WIB
Galon guna ulang (Foto: Istimewa)
Galon guna ulang (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebagian masyarakat tidak terpengaruh dengan isu bahaya Bisphenol A (BPA) dalam air minum dalam kemasan (AMDK) galon guna ulang. Mereka tetap mengkonsumsi AMDK dari galon guna ulang seperti biasa.

Rina Destiana (28), seorang calon ibu muda dari Jakarta Selatan, mengaku telah mengkonsumsi AMDK galon guna ulang sudah sejak lama. Selama ini, dirinya dan keluarga tidak pernah mengalami gangguan kesehatan, apalagi kemandulan, akibat mengkonsumsi AMDK guna ulang.

"Nggak percaya (air galon guna ulang sebabkan kemandulan), buktinya saya hamil. Saya sih berpikir hoaks aja sih itu," kata wanita yang sedang mengandung anak pertama ini.

Dia mengungkapkan, keluarganya biasa menghabiskan 2 galon setiap minggu. Dalam setiap konsultasi ke dokter, tidak ditemukan masalah pada janinnya. Menurutnya, isu galon guna ulang menyebabkan kemandulan tidak benar.

Baca juga : Layanan Pembiayaan Moxa Kini Hadir Di Counter JNE Jabodetabek Dan Bandung

"Ya. Saya menganggap itu hoaks saja," ucapnya.

Begitu juga dengan Imayanti, seorang ibu dari Bekas. Keluarga Imayanti bisa menghabiskan 3 air galon guna ulang setiap minggu. Wanita 37 tahun itu tidak percaya bahwa air galon guna ulang bisa menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia.

"Nggak percaya saya. Dari awal kehamilan minum sampai sekarang nggak ada masalah," kata ibu tiga anak ini.

Imayanti biasa menggunakan air galon guna ulang bermerk untuk minum hingga memasak sehari-hari. Dia menegaskan, keluarganya sehat-sehat saja setelah mengkonsumsi AMDK galon guna ulang selama berpuluh-puluh tahun.

Baca juga : Indonesia Jajaki Kerja Sama Bidang Ketenagakerjaan Dengan Oman

"Kenyataannya selama ini saya pakai air galon baik-baik aja. Saya juga buat bikin susu anak, masih ada yang balita itu juga masaknya pakai air itu," katanya.

Gita Safitri (30), seorang ibu muda asal Depok, juga menegaskan ketidakpercayaannya terhadap isu dampak kesehatan galon guna ulang. Dia menerangkan, setiap pekan, keluarganya ini bisa menghabiskan 4 hingga 5 galon guna ulang, dan tidak pernah menyebabkan gangguan kesehatan.

"Nggak ada yang sakit ya. Biasa aja. Dari dulu juga sudah minum air galon, nggak ada apa-apa," kata ibu yang tengah mengandung anak kedua ini.

Pengalaman ibu-ibu muda ini dikuatkan pakar kesehatan reproduksi, dokter Mohammad Caesario. Dia menegaskan, tidak ada korelasi meminum air galon dengan gangguan reproduksi manusia.

Baca juga : Hari Terakhir Jadi Gubernur, Ganjar Sukses Turunkan Kemiskinan

Dia pun menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan kabar yang menyebutkan bahwa meminum air galon berpotensi memicu infertilitas, mengurangi kualitas sperma, terganggunya libido, dan kesulitan mengalami ejakulasi. Dia melanjutkan, air galon guan ulang sejak dulu hingga saat ini banyak sekali digunakan masyarakat global.

"Dari dulu kan kita juga riset, kita butuh air kan untuk metabolisme tubuh kita," kata Mohammad Caesario.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.