Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Ahli rematologi Siloam Hospital Lippo Village, Tangerang, dr. Sandra Langow SpPD-KR memastikan, berpuasa sangat baik sekali untuk penyandang autoimun. Namun, ada hal-hal tertentu yang harus diperhatikan penyandang autoimun bila hendak menjalankan puasa.
Berikut tiga hal yang harus dipertimbangkan penyandang autoimun, sebelum menjalani puasa:
1. Minta izin kepada dokter yang merawat.
Baca juga : 3 Tips Nyaman Berpuasa Saat Cuaca Panas
Pastikan autoimun Anda dalam kondisi stabil. Tidak dalam kondisi flare (gejala yang muncul secara tiba-tiba dengan derajat yang berat), pada saat Anda mulai berpuasa.
2. Perhatikan kondisi fisik Anda.
Kondisi fisik harus dicermati, saat Anda mengalami infeksi yang cukup berat. Jika itu terjadi, dokter dapat menyarankan Anda untuk menunda berpuasa.
3. Perhatikan Penyakit Komorbid
Baca juga : Prabowo Menang Di Kandang Banteng, Sudaryono Berpeluang Jadi Gubernur Jateng
Jika Anda memiliki penyakit komorbid lain atau gangguan fungsi organ, pastikan kondisi-kondisi tersebut berada dalam kondisi stabil.
"Kalau tidak stabil, sangat mungkin dokter akan meminta Anda menunda berpuasa untuk sementara waktu, dan tidak berpuasa dulu," jelas dr. Sandra via Instagram.
Baca juga : Pemerintah Lanjutkan Pemberian Bantuan Gagal Panen Kepada Para Petani
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya