Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Trailer Film Pamali: Tumbal Dirilis, Teror Tuyul & Kuntilanak Hitam
Kamis, 10 Juli 2025 15:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dunia perfilman horor Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film terbaru berjudul Pamali: Tumbal, yang dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 7 Agustus 2025.
Disutradarai oleh Bobby Prasetyo dan diproduksi oleh LYTO Pictures, film ini menjanjikan pengalaman horor baru yang lebih mencekam dengan menghadirkan dua sosok hantu ikonik, tuyul dan kuntilanak hitam.
Melalui official trailernya, film Pamali: Tumbal menampilkan setan tuyul dan kuntilanak hitam yang meneror desa tempat tinggal Putri (Keisya Levronka) sehingga banyak peristiwa perempuan dan uang hilang.
Salah satu korban tersebut adalah Ibunda Putri, yang diduga mengambil uang tumbal di jalan. Bersama kedua sahabatnya, Kiki (Ummi Quary) dan Cecep (Fajar Nugra), Putri berusaha menyelamatkan Ibunda Putri yang hilang.
Baca juga : Trailer Film Horor Jalan Pulang Dirilis: Luna Maya Hadapi Teror Gaib
Namun seiring perjalanan tersebut, mereka mengalami beberapa kejadian mistis dan tragedi. Apakah kejadian tersebut disebabkan oleh perbuatan pamali yang mereka bertiga lakukan?
Selain Keisya Levronka, Fajar Nugra, dan Ummi Quary, film ini juga dibintangi oleh Djenar Maisa Ayu, Verdi Sulaeman, Dominique Sanda, Krishna Keitaro, Ben Bening dan Aldean “DEANKT” Tegar Gemilang.
Film yang disutradarai oleh Bobby Prasetyo dan ditulis oleh Evelyn Afnilia ini memperkenalkan bentuk Tuyul dan Kuntilanak Hitam yang jauh lebih menyeramkan dari film- film yang pernah ada sebelumnya.
Tuyul berwujud anak kecil dengan mulut lebar, gigi tajam, dan tatapan haus darah. Tak hanya itu, Kuntilanak Hitam juga dipercaya sebagai Kuntilanak yang paling menyeramkan karena menyimpan dendam kesumat saat kematiannya.
Baca juga : Anggaran Militer AS Bakal Disunat, Beneran Gak Ya?
Di film Pamali: Tumbal ini kami ingin memperkenalkan setan Indonesia yang terkenal seperti tuyul dan kuntilanak hitam sebagai sosok yang amat mengerikan dengan karakteristik yang kejam.
"Dengan tentunya menambahkan perbuatan pamali yang sering kita dengar sejak kecil jangan foto bertiga, jangan keluar malam, dan pamali. lainnya yang sebaiknya jangan dilakukan, atau akan terjadi kejadian yang tidak diinginkan," ungkap produser LYTO Pictures, Andi Suryanto
Dengan mengadaptasi game Pamali: The Little Devil yang sukses di ranah digital, kami berharap pengalaman menonton film Pamali: Tumbal yang bukan hanya menciptakan horor yang mencekam, tapi juga melanjutkan visi besar kami membangun ekosistem hiburan Indonesia yang saling terhubung dari game ke film, dari digital ke layar lebar.
"Kami berharap film ini bisa sukses menjangkau lebih banyak penonton dan membuktikan bahwa IP lokal punya kekuatan untuk tumbuh lintas medium," tambahnya.
Baca juga : Harga Tiket Pesawat Turun, Prabowo: Ini Untuk Kepentingan Masyarakat Kita
Dalam instalasi film kali ini, Pamali: Tumbal mengedepankan beberapa pamali, seperti: pamali keluar rumah saat malam hari, pamali berbicara sembarangan, dan pamali foto bertiga karena nasib mematikan yang akan dialami oleh orang yang posisinya di tengah.
Hal-hal ini mungkin sudah banyak dilupakan oleh warga kita karena modernisasi teknologi. Namun Pamali: Tumbal kembali mengingatkan alasan kita untuk menghormati kebiasaan setempat.
Siapakah korban-korban pelanggaran pamali kali ini? Untuk mengetahui jawabannya, jangan lupa saksikan Pamali: Tumbal mulai 7 Agustus 2025 di seluruh bioskop Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya