Dark/Light Mode
- Persib Siap Ukir Sejarah di ACC 2026/27
- Dedi Kusnandar Doakan Timnas Indonesia Juara
- Magnitudo Gempa Hari Ini Di Sumba Tercatat Yang Terbesar Dalam Sepekan Terakhir
- Harry Kane Puji Lini Serang Inggris Usai Hancurkan Kroasia 7-0
- Gagal Emas di Asian Games, Bintang/Sofyan Langsung Kejar Tiket Olimpiade
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam masa pandemi Covid-19, banyak orang yang takut pergi ke dokter gigi. Khawatir tertular Corona. Tenang saja, Klinik Gigi serta Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) sudah menerapkan protokol yang ketat untuk mencegah penularan virus tersebut.
Kepala Klinik Gigi Eksekutif, RSGM Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti (FKG Usakti) drg. Aryadi menjelaskan, pada awal pandemi, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menganjurkan menunda perawatan gigi jika tidak bersifat darurat (emergency). Soalnya, risiko dokter gigi terkena virus Corona tergolong tinggi.
Baca juga : Halal, Menag Ajak Warga Jangan Ragu Ikut Vaksin Covid-19
“Pasien kalau datang kan membuka masker. Mau tidak mau, bisa ada transmisi dari droplet pasien. Itu jadi sumber penularan utama,” ujarnya dalam talk show RMco.id bertajuk “Perawatan Gigi Di Tengah Pandemi Covid-19,” kemarin.
Namun seiring waktu berjalan, klinik gigi dan RSGM melakukan upaya untuk meminimalisir penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol yang ketat.
Baca juga : Senator Asal Papua Sebut Jangan Takut Ada Pemekaran Wilayah
Aryadi mencontohkan, pasien-pasien yang datang ke RSGM FKG Usakti diwajibkan melakukan pemeriksaan darah lengkap dan rapid test.
Di dalam, juga disediakan ruangan tekanan negatif. Selain itu, dokter gigi dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD). Malah, bukan cuma dokter giginya yang dberikan APD. Tapi juga, pasiennya.“Jadi, bila masyarakat perlu ke dokter gigi, sudah tidak perlu dikhawatirkan. Keamanan dan kenyamanan pasien terjaga saat mereka berkunjung,” imbuhnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.