Dark/Light Mode

Gubernur Anies Ingin Guru Jakarta Menginspirasi

Kamis, 25 November 2021 21:34 WIB
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2021 di  Jakarta Selatan, Kamis (25/11).  [foto:net]
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2021 di Jakarta Selatan, Kamis (25/11). [foto:net]

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi penyelenggaraan peringatan Hari Guru Nasional yang menampilkan berbagai atraksi kesenian, mulai dari tari, musik dan lain sebagainya dari para guru di Jakarta.

" Ini menggambarkan guru-guru kita kreatif, menggambarkan guru Jakarta yang dinamis dan bisa terus tumbuh berkembang," kata Anies saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2021 di Auditorium Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (25/11). 

Dalam sambutannya, Anies mengajak semua untuk kembali mengenang jasa dan peran guru, sekaligus mengajak para guru agar menjadi pendidik yang mampu menginspirasi muridnya. Sehingga, harapannya, guru tersebut akan dikenang selamanya dalam perjalanan hidup murid.

Berita Terkait : Anies Ajak Seluruh Warga Menjaga Lingkungan Jadi Suatu Budaya

"Ini sebuah refleksi, apakah kita diingat oleh murid kita, guru diingat karena apa? Menginspirasi atau menyebalkan. Pertanyaannya, kita mau diingat sebagai yang mana? Insya Allah, guru-guru di Jakarta akan diingat sebagai yang menginspirasi," terang Anies dikutip beritajakarta..

"Tadi disampaikan guru tak bisa digantikan teknologi. Sebenarnya bisa, apabila guru tersebut mekanistik dan itu-itu saja. Namun, jika gurunya mengajar dengan hati dan menginspirasi, maka tak ada teknologi yang menggantikan, dan insya Allah itu adalah guru di Jakarta," tambahnya.

Gubernur Anies menyebut, selain menjadi guru yang menginspirasi bagi muridnya, guru juga perlu menciptakan ekosistem sekolah yang menantang, namun menyenangkan. Sehingga, dapat membuat murid senang dalam kegiatan belajar mengajar.

Berita Terkait : Bernostalgia Ke SMA 4 Manado, Menpora: Semoga Bisa Menginspirasi

"Sebuah sekolah yang baik itu diukur dari muridnya. Apabila murid ingin balik menerima pembelajaran di sekolah, maka sekolah itu menyenangkan, tapi apabila murid berat hati saat bersekolah, maka sekolah jadi masalah, dan ini jangan terjadi di Jakarta," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menjelaskan, bahwa tema peringatan Hari Guru Nasional tahun ini adalah ‘Bergerak dengan Hati Pulihkan Pendidikan’. 

Namun, pihaknya melakukan penyelarasan, sehingga tema peringatan Hari Guru di DKI Jakarta adalah ‘Mendidik dengan Hati, Membangun Negeri, Tak Tergantikan Teknologi’.

Berita Terkait : Gandeng Anies, Haedar Resmikan Gedung Dakwah Muhamadiyah DKI

"Ini merupakan bagian dari semangat kami bahwa peran guru bersatu tanpa melihat latar belakang untuk memberikan layanan pendidikan secara total dan menyeluruh. Kita juga membersamai anak-anak kami di dua tahun yang penuh tantangan (pandemi) untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan tuntas di Jakarta," tuturnya. [MFA]