Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Apresiasi JakOne Abank, Wagub DKI: Wujud Perbankan Digital Bagi UMKM
Sabtu, 27 November 2021 06:34 WIB
Sebelumnya
Fidri menambahkan, dengan JakOne Abank, nasabah atau pedagang yang menjadi agen dapat melayani berbagai transaksi perbankan dari masyarakat dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi.
"Semoga peluncuran JakOne Abank yang didukung SIAP QRIS ini dapat menghadirkan manfaat bagi kita semua terutama bagi pelaku UMKM, serta warga masyarakat yang semakin termudahkan untuk bertransaksi di pasar melalui layanan perbankan digital dan merupakan aplikasi Smart City 4.0 Jakarta sebagai Kota Berkolaborasi," ujar Fidri, Jumat (26/11).
Ia menambahkan, Bank DKI juga terus berinovasi melalui JakOne Abank. Pihaknya, lanjut dia, akan bersinergi dengan semua pasar yang dikelola oleh Pasar Jaya.
"UMKM harus melakukan digitalisasi. Dan Bank DKI siap mendukung," ucapnya. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menyampaikan, sejalan dengan digitalisasi di berbagai sektor, " ujarnya.
Baca juga : Kinerja Positif, Bank DKI Perkuat Fundamental Bisnis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut baik kolaborasi Bank Indonesia dengan Bank DKI dan Perumda Pasar Jaya dalam rangka peluncuran JakOne Abank dan SIAP QRIS sebagai perekat yang mendukung digitalisasi pasar dan perwujudan Jakarta Smart City 4.0.
"Pada hari ini JakOne Abank dan SIAP QRIS mulai dapat digunakan dalam transaksi jual beli di Pasar Santa yang dikelola Perumda Pasar Jaya melalui pemanfaatan JakOne Abank dan SIAP QRIS oleh para pedagang pasar," ujar Fidri.
Ia berharap, melalui JakOne Abank dan SIAP QRIS, diharapkan akan turut mendukung program percepatan akses keuangan daerah melalui digitalisasi keuangan.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Onny Widjanarko, menyampaikan bahwa berkat kolaborasi yang baik, Indeks elektronifikasi transaksi Pemprov DKI Jakarta berhasil mencatatkan 90 persen atau yang tertinggi di Indonesia.
Baca juga : BRI Salurkan Kredit Buat UMKM Rp 848 T
Ia menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bank DKI dan Perumda Pasar Jaya yang telah memiliki semangat tinggi untuk mendigitalisasikan pembayaran kepada para pedagang di pasar Santa.
Di Pasar Santa, terdapat 1.151 kios, dan saat ini jumlah pedagang yang aktif sebanyak 510 pedagang yang dapat menjadi potensi untuk digitalisasi pasar melalui JakOne Abank.
Tercatat sebanyak 463 pedagang telah membuka rekening di Bank DKI, dan sebanyak 259 telah menjadi merchant QRIS JakOne Mobile.
Selain itu, terdapat 374 Kios yang melakukan pembayaran Biaya Pengelolaan Pasar (BPP) menggunakan autodebet melalui Cash Management System (CMS) ataupun JakOne Bills Bank DKI.
Baca juga : Menpora Puji Pembangunan Kepemudaan Di Kendal Berbasis Santri Kreatif
Per Oktober 2021, Bank DKI telah memiliki 17 ribu merchant yang telah bergabung dengan layanan QRIS JakOne Mobile Bank DKI, dengan jumlah transaksi sebanyak 874 ribu dengan nominal transaksi mencapai Rp 20 miliar.
"Pencapaian ini, menunjukan tren digitalisasi transaksi ekonomi dan keuangan digital yang semakin meningkat," pungkas Fidri. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya