Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Ada Crowd Free Night, Siap-siap Jakarta Bakal Sepi Di Malam Tahun Baru

Selasa, 30 November 2021 13:45 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Foto: Istimewa)
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memiliki jurus jitu untuk mengatasi libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Ditlantas bakal membuat wilayah Jakarta sepi saat Nataru nanti. Caranya, dengan menerapkan kebijakan Crowd Free Night.

"Kami akan buat Jakarta sepi di malam tahun baru," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, kepada wartawan, Selasa (30/11).

Baca juga : Gelar Borobudur Marathon, Bank Jateng Bangkit Semangat Pelari Dan Bantu UMKM

Saat malam Tahun Baru nanti, ruas jalan protokol yang bakal diketatkan. Beberapa tempat wisata dan lokasi yang kerap menjadi tempat kerumunan di Jakarta dan sekitarnya juga akan diberlakukan skema tersebut.

"Tidak hanya Sudirman-Thamrin, tapi tempat-tempat yang sering diadakan tahun baru juga kami adakan Crowd Free Night seperti Ancol, Taman Mini, Kota Tua, Kemayoran, Kemang, Bintaro, BKT. Lokasi-lokasi yang sering jadi perayaan pergantian tahun akan kami laksanakan Crowd Free Night," beber Sambodo.

Baca juga : Jokowi Targetkan Bangun 30 Pusat Persemaian Dalam 3 Tahun

Crowd Free Night akan diterapkan sejak pukul 19.00 pada 31 Desember 2021 hingga 04.00 WIB pada 1 Januari 2022. Namun, Sambodo belum bisa merinci jumlah dan titik yang akan diterapkan Crowd Free Night. "Tunggu masukan Kasatlantas dan Intelijen," katanya.

Sementara, untuk pengamanan Natal, kata Sambodo, tidak diberlakukan penyekatan. Hanya bakal ada pos pemeriksaan atau check point. Namun, perihal syarat yang akan dicek oleh petugas sampai saat ini belum bisa disampaikan. Sebab, hal itu masih menunggu keputusan dari pemerintah.

Baca juga : Taman Kota Jakarta Barat Disulap Jadi Penampungan Air Banjir

"Apakah SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) atau cukup dengan PeduliLindungi atau tempel stiker detail, akan kami sampaikan jelang tanggal 24 Desember saat dimulai operasi lilin," jelasnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.