Dark/Light Mode

Omicron Sengat Ibu Kota

Pelancong Dari Luar Negeri Wajib Taat Karantina Dong!

Rabu, 5 Januari 2022 06:47 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (Foto: Istimewa)
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Levelnya (kasus Corona) baik, trennya terus menurun. Kemudian, dukungan fasilitas tenaga kesehatan tinggi, dan terus terjaga. Jadi wajar kalau kami memberanikan diri melaksanakan apa yang menjadi ketentuan SKB (Surat Keputusan Bersama) Empat Menteri,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan protokol penyelenggaraan PTM. Apabila ada siswa atau guru terindikasi terpapar Covid-19, satuan pendidikan akan menghentikan sementara PTM Terbatas selama 5 hari. Pembelajaran akan dilaksanakan secara online.

Baca juga : Erick: Prioritaskan Kebutuhan Energi Dalam Negeri, Demi Kelancaran Pembangunan

Satuan Tugas Covid-19 di sekolah akan melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kelurahan dan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Termasuk melakukan tracing kepada warga sekolah yang berkontak erat.

Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI, Ima Mahdiah mendukung penyelenggaraan PTM. Namun, dia mengingatkan untuk tetap mewaspadai Omicron.

Baca juga : Negeri Kanguru Pede Buka Aktivitas Ekonomi

Politikus PDI Perjuangan ini meminta, Pemprov DKI agar lebih melindungi para siswa supaya terhindar dari paparan Covid-19. Menurutnya, prokes harus ketat. Pemprov juga harus mulai memberikan vaksin booster kepada tenaga pendidik.

“Vaksinasi untuk anak-anak usia 6-18 tahun harus terus berjalan,” katanya.

Baca juga : Pulang Dari Luar Negeri, Wajib Karantina Terpusat Ya

Ima mengimbau, pihak sekolah untuk tetap memberikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online bagi anak yang belum mendapatkan izin belajar tatap muka dari orang tuanya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.