Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kasus Harian Omicron Mulai Turun
Jangan Kendor Prokes, BOR Masih Tinggi Lho
Rabu, 16 Februari 2022 07:20 WIB
Sebelumnya
“DIY, Jawa Timur, Jawa Barat (penularan Omicron) meningkat. Tetapi masih berada di bawah puncak penularan varian Delta,” ujar Luhut dalam konferensi pers evaluasi PPKM yang digelar secara daring, Senin (14/2).
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Jawa-Bali ini mengungkapkan, kondisi rawat inap pasien Covid-19 di RS di Jawa-Bali saat ini lebih rendah dibanding masa puncak varian Delta. Meski demikian, Luhut meminta masyarakat tidak menilai Pemerintah menganggap enteng kondisi saat ini. “Hanya, jangan ketakutan berlebihan, tapi kita juga harus tetap hati-hati,” pesannya.
Baca juga : Kasus Harian Loncati Puncak Delta, BOR Terjaga Di Angka 33 Persen
Dia menjelaskan, BOR RS rujukan Covid-19 di Jawa-Bali belum dibuka secara maksimal sehingga persentase BOR terlihat cukup tinggi. “BOR hari ini belum mencerminkan kapasitas maksimum. Jika kapasitas maksimum digunakan, maka BOR yang dilihat akan jauh lebih rendah,” katanya.
Menurutnya, di Jawa-Bali tersedia 55.000 kasur khusus Covid-19 dan yang terisi sebanyak 21.000 kasur. Artinya, BOR baru 39 persen. Kalau dibuka maksimum 87.000 kasur, maka BOR-nya hanya 25 persen. Merujuk data resmi Pemprov DKI Jakarta, sejak awal Februari, kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota selalu naik setiap harinya. Namun sejak Jumat (11/2) kasus Omicron menurun.
Baca juga : Jokowi: Tetap Tenang, Jaga Prokes, Kurangi Aktivitas Yang Tak Perlu
Dalam tiga hari terakhir, 11-13 Februari, kasus aktif Covid-19 di Jakarta turun sebanyak 13.399. Rinciannya, Jumat (11/2), jumlah kasus aktif tercatat turun 5.311 kasus dari 86.901 kasus. Kemudian pada Sabtu (12/2), tercatat jumlah kasus aktif turun sebanyak 3.167 kasus. Sehingga total kasus menjadi 78.423. Lalu, pada Minggu (13/2), kasus aktif turun sebanyak 4.921, sehingga akumulasi kasus aktif menjadi 73.502. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya