Dark/Light Mode

Keren Perencanaan, Buruk Pelaksanaan

Proyek Super Anti Banjir Baru Berjalan 10 Persen

Senin, 21 Maret 2022 07:30 WIB
Alat berat mengeruk lumpur bercampur sampah saat grebek lumpur di Kali Krukut, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, Senin (7/3/2022). Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI melakukan kegiatan pengerukan atau pengurasan saluran air melalui kegiatan grebek lumpur guna memperluas daya tampung kali/sungai untuk menghadapi musim penghujan. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa).
Alat berat mengeruk lumpur bercampur sampah saat grebek lumpur di Kali Krukut, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, Senin (7/3/2022). Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI melakukan kegiatan pengerukan atau pengurasan saluran air melalui kegiatan grebek lumpur guna memperluas daya tampung kali/sungai untuk menghadapi musim penghujan. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa).

 Sebelumnya 
August berharap, program pengendali banjir ini jangan cuma menghamburkan anggaran.

Baca juga : Lestari: Pendidikan Guru Penggerak Harus Berkelanjutan & Terukur

“Ada kesan, begitu ada anggaran PEN, Pemprov bikin program muluk. Tapi pengerjaannya tidak dijalankan dengan semestinya,” sindirnya.

Baca juga : Aturan Dilonggarkan, Trafik Penumpang Di Bandara AP I Meningkat 20 Persen

Menurutnya, warga lebih senang jika ada program yang tuntas. Dibandingkan, program muluk seperti membangun dan membenahi 9 polder, 4 waduk dan 2 kali, tapi ujung-ujungnya tidak ada yang beres.

Baca juga : Perenang Keturunan Indonesia-Amerika, Bangga Bisa Bela Indonesia Di SEA Games 2022 Vietnam

“Apalagi masa jabatan Gubernur tinggal sebentar lagi,” tandasnya.  [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.