Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Transjakarta Sering Kecelakaan

Wagub Kembali Salahkan Sopir

Jumat, 25 Maret 2022 14:36 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Istimewa)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bus TransJakarta kembali kecelakaan pada Kamis (24/3). Bus menabrak Mitsubishi Xpander dan truk pengangkut galon air mineral di Tol Jagorawi. Kejadian ini menambah panjang daftar kecelakaan Transjakarta.

Sejak Januari sudah terjadi 18 kecelakaan. Dari  kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal dunia, tiga orang luka berat, dan tujuh luka ringan serta menimbulkan kerugian materil. 

Menanggapi rentetan kecelakaan Tarnsjakarta, Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kecelakaan bus Transjakarta tersebut disebabkan oleh pramudi atau sopirnya yang gampang mengantuk.

Baca juga : Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tingkatkan Literasi Masyarakat

Kondisi itu, kata Riza, karena jalur bus (busway) yang lurus sehingga membuat si pengemudi mengalami kebosanan.

"Sehingga pramudinya cepat mengantuk dan sebagainya," kata Riza di Balai Kota, Jumat (25/3).

Dan kecelakaan yang kembali terjadi, menurut politisi Partai Gerindra ini, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR). 

Baca juga : Marquez Alami Diplopia Usai Kecelakaan Balap Mandalika

Riza menjelaskan, untuk mengantisipasi kecelakaan, pihaknya sudah bekerjasama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). KNKT akan mengevaluasi dan memberikan rekomendasi agar Transjakarta melakukan perbaikan.

“Terus dilakukan perbaikan-perbaikan terkait struktur Transjakarta, personalia, manajemen, dan lain-lain," tuturnya.

Riza pun meminta, pihak Transjakarta untuk memberi perhatian lebih mulai dari rekrutmen, kesehatan, kesejahteraan, serta kemampuannya dalam mengemudi. 

Baca juga : BMKG Pantau Hilal Penetapan Awal Ramadhan, 1 April

“Supaya tidak lagi terjadi kecelakaan di antaranya disebabkan karena human error," ujarnya.

Terlebih, menurut Riza, bus Transjakarta berbeda dengan bus lainnya. Selain lebih besar dari bus pada umumnya, Transjakarta memiliki jalur sendiri dan kelengkapan atau fitur yang tak ada di bus biasa. (DRS)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.