Dark/Light Mode

LSM Lingkungan Mau Layangkan Somasi Ke Anies

Serem... Banyak Sungai Di DKI Tercemar Tinja Dan Logam Berat

Sabtu, 16 April 2022 07:30 WIB
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta Suci Tanjung. (Foto: Walhi Jakarta).
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta Suci Tanjung. (Foto: Walhi Jakarta).

 Sebelumnya 
Dari data tersebut, ada 233 Kelurahan di Jakarta yang warganya masih buang air besar sembarangan. Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menjadi wilayah dengan persentase tertinggi.

Menurut data Dinas Kesehatan DKI Jakarta Utara, ada sekitar 8.000 kepala keluarga di Kelurahan Kalibaru, buang air besar sembarangan.

Baca juga : Pak Anies, Banyak JPO Rusak Dan Tak Terawat

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Indah Raksi Padmasari menjelaskan, selain memberi edukasi dan imbauan, pihaknya juga melakukan upaya sanitasi total berbasis masyarakat pilar 1, melalui pendekatan sosialisasi sampai dengan pemicunya.

Diharapkan, warga Kalibaru yang masih buang air sembarangan segera membuat septic tank mandiri.

Baca juga : Bangun Kepedulian Lingkungan Masyarakat, Teman Sandi Jalan Santai Sambil Pungut Sampah Di Kota Jambi

Sebab, berdasarkan data Dinas Kesehatan Jakarta Utara, selama periode 2020-2021, diare merupakan penyakit terbanyak yang terjadi di Kelurahan Kalibaru. Penyakit itu salah satu faktornya akibat buang air besar sembarangan.

Indah mengakui, masalah masih banyaknya warga yang buang air besar sembarangan merupakan tugas besar untuk Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Baca juga : Kakak Kandung Bupati Langkat Bungkam Soal Kerangkeng Manusia Di Rumah Adiknya

“Berdasarkan tupoksi kesehatan, upaya kami hanya sebatas non-fisik saja. Sedangkan pembangunan fisik septic, WC dan sebagainya bukan kewenangan kesehatan,” tandasnya.  [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.