Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tanara Al Nawawi Serang Bakal Jadi Desa Wisata Religi

Senin, 1 Juli 2019 21:45 WIB
Pesantren An Nawàwi Tanara, Serang, Banten. (Foto: Istimewa).
Pesantren An Nawàwi Tanara, Serang, Banten. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil presiden terpilih Ma’ruf Amin menyebut tempat kelahirannya di Tanara, Kabupaten Serang, akan dijadikan lokasi desa wisata religi. Akan dibangun situs-situs Syekh Nawawi serta akan dilakukan penataan daerah untuk pembangunan Islamic Center.

Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan ulama berkaliber Internasional yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram.

Dari tangan dingin Nawawi lahir karya-karya klasik tidak kurang dari 115 kitab yang meliputi bidang ilmu fiqih, tauhid, tasawuf, tafsir, dan hadits. Kitab yang menjadi referensi bagi telaah ilmu agama mulai dari Al-Tsamar Al-Yani’ah Syarah Al-Riyadl Al-Badi’ah hingga tafsir monumental Al-Munir.

“Tanara akan dijadikan desa wisata religi. Dibangun situs di sini Syekh Nawawi dan Syakh Abdul Karim juga masjidnya akan direhab. daerahnya akan ditata dan akan dibangun Islamic Center,” kata Ma’ruf Amin saat berkunjung ke Serang beberapa waktu lalu.

Berita Terkait : Belanja Di Bandara, Dapatkan Hadiah Menarik Wisata Ke London

Ma’ruf mengatakan sudah 126 tahun Syekh Nawawi wafat tapi berkahnya tidak berhenti-berhenti untuk semua umat Islam dan telah melahirkan ulama besar seperti Hasyim As’ari pendiri organisasi islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU).

“Kita bersyukur dari Tanara ini lahir tokoh seperti Syekh Nawawi. orang lama yang disebut sebagai ulama besar pada abad ke 14,” katanya.

Senada dikatakan, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Desa Tanara memiliki potensi dalam mengembangakan wisata religi dengan mengkombinasikan nilai sejarah dan religiusitas.

Kementerian Pariwisata menargetkan master plan wisata religi Tanara akan rampung tiga bulan kedepan. “Bukan hanya satu destinasi. Ada beberapa destinasi di sini yang basisnya religi akan kita mulai di Tanara,” katanya.

Berita Terkait : Setan Jawa Gentayangan di Jepang

Sebelumnya, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtyasa juga ingin menjadikan wilayah Pantura (Pontang, Tirtayasa, danTanara) sebagai wisata religi.

Pandji mengatakan, di Kecamatan Pontang, Tanara, dan Tirtayasa memiliki potensi besar untuk jadi wisata religi. Apalagi bila diintegrasikan dengan daerah Banten Lama.

“Di Tanara kan ada napak tilas Syekh Nawawi Albantani yang terkenal di Timur Tengah. Bahkan bukunya jadi referensi bagi perguruan tinggi Islam di Libanon, Al Azhar, Darul Quran, dan Mekkah. Bila di di sini tidak terkenal tidak masalah. Tapi buat turis mancanegara, perjalanan hidup Syekh Nawawi Albantani pasti mengundang rasa ingin tahu,” papar Pandji.

Lalu di Tirtayasa ada makam Sultan Ageng Tirtayasa. “Di Pontang pun ada. Nilai historinya banyak jadi cocok dijadikan kawasan wisata religi,” tambahnya.

Berita Terkait : Bupati Tatu Apresiasi Pembangunan Wisata Religi

Semakin maksimal kata dia, bila disambungkan dengan wisata Banten Lama. Pasti akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang luar biasa.

“Dan Insya Allah, kami akan ekspose di depan Menteri Pariwisata. Semoga pusat mau membantu kami mewujudkannya wisata religi di Pantura,” ucapnya.

Menurut Pandji, dibutuhkannya peran pemerintah pusat untuk memperbaiki infrastrukturnya. “Untuk mengembangkan satu wisata harus dibenahi jalannya terlebih dahulu. Tidak bisa hanya mengandalkan jalan kabupaten yang 6 meter. Selanjutnya akses jalan 30 meter yang menghubungkan exit tol ke tempat wisata sebagai nilai jual,” pungkasnya.[YUL]