Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jokowi Berharap, Pasar Sukawati Bali Jadi Pasar Modern
Jumat, 14 Juni 2019 15:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana, dan Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengunjungi Pasar Umum Sukawati dan Lokasi Sementara Pasar Seni Sukawati, di Jalan Ciung Wanara, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (14/6) pagi.
Jokowi berharap, renovasi Pasar Sukawati bisa segera dilanjutkan, menyusul sejumlah tender yang akan dilakukan pada bulan-bulan ini. “Ini habis Rp 89 miliar dari APBN, kemudian APBD Rp 3,9 miliar,” kata Jokowi usai meninjau pasar tersebut.
Baca juga : Inovasi Beragam, Kereta Api Kian Jadi Pilihan
Tahun depan, Pasar Sukawati diharapkan sudah menjelma menjadi sebuah pasar yang bersih dan tertata rapi. Sehingga ,pengunjung bisa nyaman saat berkunjung ke pasar rakyat yang mampu menampung 1.700 pedagang itu. “Ini harus menjadi sebuah pasar rakyat yang modern, tertata, punya manajemen baik, parkirnya juga di basement. Kalau dulu kan, cari tempat parkir sangat sulit,” harap Jokowi.
Mengenai program pasar tradisional secara nasional, Jokowi mengatakan kurang lebih sama. Targetnya, masih seperti lima tahun lalu, membangun 5.000 pasar berukuran besar. "Itu pasar yang gede. Pasar desa, sudah ada sekitar 8.900,” sambungnya.
Baca juga : Halal Bihalal, Menpora Puas Kehadiran Pegawai Capai 95 Persen
Jokowi meyakini, pasar tradisional akan tetap menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli. Begitu juga dengan poduk-produk dari petani, dari nelayan, dan dari pengrajin. “Pasar-pasar di seluruh Indonesia memang harus hidup,” pungkasnya. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya