Dark/Light Mode

Dibanjiri Pengunjung, Fasilitas Parkir Dan Air Bersih Minim

Warga Sekitar Tebet Eco Park Protes Jalanan Macet Parah

Selasa, 17 Mei 2022 07:30 WIB
Warga mengunjungi Tebet Eco Park di Jakarta, Rabu (4/5/2022). (Foto:  ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz).
Warga mengunjungi Tebet Eco Park di Jakarta, Rabu (4/5/2022). (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz).

 Sebelumnya 
“Saya muter-muterin taman buat cari parkir. Akhirnya saya parkir di pinggir jalan,” kata Sutrisno, Minggu (15/5).

Sutrisno mengaku, sebelum datang ke Tebet Eco Park sudah dikasih tahu temannya bakal sulit mencari parkiran. Ada lahan parkir di dalam area Tebet Eco Park, tapi kecil.

Dia sebenarnya ingin memarkirkan mobilnya di dalam agar lebih aman. Namun sudah tidak kebagian, padahal dia datang masih pagi, pukul 9.00 WIB.

Karena parkir di pinggir jalan, Sutrisno yang datang bersama istri dan dua anaknya jadi nggak tenang. Takut kendaraannya kenapa-kenapa. Jadi, dia kurang menikmati liburan di Tebet Eco Park dan memutuskan tak berlama-lama di situ.

Baca juga : Soal Fasilitas Air Bersih Untuk Warga Paranggupito, Pengamat: Puan Maharani Sudah Kasih Solusi

Lahan parkir di dalam area Tebet Eco Park tak terlalu luas. Hanya dapat menampung 20 mobil dan 100 motor saja. Ketika parkiran sudah penuh, petugas yang berjaga menutup pintu masuk parkiran dengan kerucut oranye dan tali.

Muktar, Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) di pintu masuk parkiran area Tebet Eco Park mengatakan, dirinya mulai bertugas pukul 07.30 WIB dan parkiran sudah penuh.

“Lahan parkir adanya segini doang, sudah nggak ada lagi soalnya,” katanya.

Muktar menjelaskan, pintu masuk parkiran untuk mobil akan dibuka jika parkiran ada yang kosong.

Baca juga : Tebet Eco Park Jadi Tempat Wisata Gratis

“Kalau ada yang keluar satu, baru bisa masuk lagi satu. Jadi saling tunggu, saling bergantian saja,” ujarnya.

Muktar bercerita, kondisi tersebut kadang tidak dipahami pengunjung, dan tetap memaksa masuk ke area parkir meski sudah dihentikan.

“Kayak kemarin ada yang nggak kebagian tempat parkiran, dia marah-marah, ngedumel,” kisah Muktar.

Tak hanya masalah lahan parkir, sejumlah pengerjaan Tebet Eco Park juga dinilai masih belum tuntas.

Baca juga : Warga Cemas Tebet Eco Park Bikin Macet

Buktinya, pagar pembatas dengan pedestrian belum dicopot. Instalasi air bersih tidak memadai. Air di toilet tidak bisa mengalir. Wastafel, urinoir dan toiletnya tidak bisa melayani pengunjung untuk kebutuhan jamban.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.