Dewan Pers

Dark/Light Mode

DKI Ubah 22 Nama Jalan

Dirjen Dukcapil Permudah Proses Perubahan Dokumen Kependudukan

Kamis, 23 Juni 2022 22:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan penetapan nama-nama jalam tokoh betawi di Jakarta, Senin (21/6).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan penetapan nama-nama jalam tokoh betawi di Jakarta, Senin (21/6).

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, perubahan nama sejumlah jalan di Jakarta bukan masalah besar. Menurutnya, sudah ada beberapa kali wilayah yang melakukan pemekaran dan mengubah nama jalan atau wilayahnya.

"Nggak masalah, kita sudah biasa mengalami perubahan nama wilayah. Seperti contoh pemekaran wilayah di Kalimantan, dan itu tidak ada masalah," kata Zudan kepada RM.id, Kamis (23/6).

Berita Terkait : Tips Aman Milenial Penuhi Kebutuhan Dan Mengatur Keuangan

Dia pun mengimbau, warga yang wilayahnya terdampak perubahan nama tersebut tidak khawatir. Menurutnya, warga yang ingin mengubah dokumen administrasi kependudukannya bisa datang langsung ke Dukcapil setempat. Dia menjamin, proses pengajuan perubahan data tersebut tidak dipungut biaya, mudah dan cepat.

Zudah juga memastikan ketersediaan blanko untuk dokumen baru. Kata dia, Pemprov DKI sudah berkordinasi dengan pihaknya dan menyatakan membutuhkan sekitar 50 ribu blanko e-KTP untuk warga terdampak perubahan nama jalan.

Berita Terkait : Ditjen Otda: Pj. Gubernur Harus Pejabat Tinggi Madya

"Itu untuk e-KTP, untuk blanko Kartu Keluarga (KK) tentunya lebih sedikit. Karena satu KK itu kan bisa dua bahkan lima yang membutuhkan e-KTP," ujarnya.

Jumlah tersebut, menurut dia terbilang kecil dan sanggup dipenuhi Dukcapil. "Tiga tahun lalu ada alasan stok blanko kosong, itu mungkin. Kalau sekarang, nggak. Blanko ada dan siap melayani warga yang membutuhkan," tegasnya. 

Berita Terkait : KPK Imbau DPR Transparan Dalam Proses Pengadaan Gorden Miliaran Rupiah

Dikatakan Zudan, warga juga tidak perlu berbondong-bondong untuk melakukan perubahan data tersebut. Sebab dokumen dengan nama jalan lama masih berlaku dan perubahan data dapat dilakukan saat masa berlaku dokumen habis. "Tapi kalau memang perlu, karena urusan sesuatu, silakan datang ke Dukcapil," tandasnya. ■