Dark/Light Mode

Pemkot Jakbar Bedah Rumah Warga Miskin

Yang Keropos Dan Reyot Disulap Jadi Layak Huni

Minggu, 26 Juni 2022 07:30 WIB
Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko. (Foto: ANTARA/HO-Pemkot Jakarta Barat).
Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko. (Foto: ANTARA/HO-Pemkot Jakarta Barat).

RM.id  Rakyat Merdeka - Rumah Nenek Sainah di Rukun Tetangga (RT) 001 Rukun Warga (RW) 06, Kelurahan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, sudah reyot dan keropos. Sejak berdiri 1978, belum sekalipun dilakukan renovasi.

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) dan Tim Jumat Berfaedah Baznas Bazis DKI Jakarta telah meninjau rumah tersebut. Rencananya, rumah berukuran 50 meter persegi itu akan segera dibedah.

“Tadi kami sudah saksikan bersama. Sudah lihat bersama dengan Muhammadiyah, NU, DMI, FKUB, PMI Jakbar, FKDM, Babinsa-Babinkamtibmas serta Baznas Bazis Jakarta Barat, rumah ini sangat mengkhawatirkan,” tutur Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, Jumat (24/6).

Dia menunjukkan sejumlah kayu yang sudah kropos, jendela rumah tak berkaca, ventilasi rusak dan kuda-kuda yang rawan ambruk, sangat berbahaya bagi penghuninya.

“Ini kalo hujan bisa kena debu langit-langit, belum lagi bocor. Kondisi ini sangat membahayakan penghuninya,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan pemiliknya, rumah ini sudah ditempati sejak tahun 1978. Namun rumah tersebut belum pernah dipugar/renovasi karena pemiliknya tidak memiliki uang.

Baca juga : Demokrat DKI: 38 Ribu Rumah Tangga Miskin Nggak Kebagian Bansos

“Kami memastikan bahwa rumah ini layak untuk dibedah,” kata Yani.

Selama proses bedah rumah, Sainah dan keluarganya mengungsi sementara, tinggal di rumah kontrakan selama sebulan. Biaya sewanya ditanggung Tim Jumat Berfaedah.

“Dalam jangka 1 bulan, tim Baznas Bazids Jakbar akan melaksanakan pekerjaannya. Bulan depan, kita akan kembali ke sini untuk menyerahkan kunci rumah kepada bu Enah,” tandasnya.

Yani mengungkapkan, Pemkot Jakbar dan Baznas Bazis DKI Jakarta menargetkan membedah 139 rumah warga miskin menjadi layak huni tahun ini. Warga bisa bersurat kepada Gubernur DKI Jakarta atau Wali Kota untuk mengikuti program ini.

Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Jakarta Barat Agus Ruhyat menuturkan, surat itu berisi keterangan bahwa warga tersebut tergolong kurang mampu dan rumahnya sudah tidak layak huni.

“Surat tersebut akan diteruskan dari Gubernur DKI ke wilayah terkait, dalam hal ini Pemkot Jakarta Barat,” katanya di Jakarta Barat, Jumat (24/6).

Baca juga : Jokowi: Hati-hati Soal Pangan, Sudah Ada 13 Juta Warga Dunia Yang Kelaparan

Agus mengatakan, program ini tidak dibiayai dari APBD DKI Jakarta, melainkan didanai oleh Baznas Baziz Jakarta.

Setelah surat itu diterima, Pemkot Jakarta Barat akan melakukan survei untuk memastikan kondisi rumah yang akan dibedah ulang. Jika kondisi rumah sudah tidak layak dan dinyatakan sah untuk dibedah ulang, maka pihak Suku Dinas Terkait akan bersurat ke Baznas Bazis Jakarta Barat.

“Karena ini kan dana dari Baznas Bazis, bukan dari APBD,” ujar Agus.

Dengan demikian, proses bedah rumah pun dapat terealisasi.

Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta Akhmad Abubakar mengatakan, tahun ini menargetkan membedah 595 rumah warga kurang mampu di seluruh wilayah Ibu Kota.

Untuk wilayah Jakarta Pusat pada 2021 dari target 52 rumah yang berhasil dibangun, ada 57. Lalu untuk tahun 2022 di Jakarta Pusat ditargetkan ada 70 rumah yang akan dibedah.

Baca juga : Genjot Swasembada Gula, Puan Dorong Kesejahteraan Petani

Di wilayah Jakarta Utara, tahun ini ditargetkan 62 rumah yang akan dibedah. Jumlah ini lebih tinggi dari realisasi tahun 2021, yakni sebanyak 50 rumah.

Sedangkan di Jakarta Barat ditargetkan 136 rumah warga kurang mampu yang akan direnovasi tahun ini.

Pada tahun 2021, di wilayah itu Baznas Bazis DKI berhasil membedah 125 rumah dari 112 yang ditargetkan.

Kemudian, di wilayah Jakarta Selatan, pada 2021 tercatat 130 rumah yang dibedah. Jumlah yang sama ditargetkan tahun ini.

Untuk wilayah Jakarta Timur, pada tahun ini ditargetkan 187 rumah yang akan dibedah. Jumlah ini lebih tinggi dari realisasi tahun 2021 sebanyak 160 rumah.

Baznas Bazis DKI pada tahun ini juga menargetkan membedah 10 rumah warga di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu. Jumlahnya lebih rendah dari realisasi 2021 sebanyak 13 rumah. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.