Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hujan Lebat Terus Guyur Ibu Kota
BPBD Siagakan Tenda, Makanan, Air Dan Terpal
Kamis, 13 Oktober 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
“Itu butuh waktu dan kerja sama dengan warga,” ungkap Riza.
Riza mengimbau warga melapor jika terdapat kali yang belum dikeruk. Pemprov DKI akan menyusun jadwal dan teknis pengerukan.
Campaigner Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta Muhammad Aminullah meminta, Pemprov DKI tidak mengkambing hitamkan hujan menjadi penyebab banjir. Pria yang akrab dipanggil Anca ini bilang, banjir terjadi akibat gagalnya pembangunan dalam menampung curah hujan.
Baca juga : Boleh Pakai Celana Pendek, Sandal Jepit Dan Merokok
“Tata ruang dan sistem drainase buruk. Sistem drainase di Jakarta hanya mampu menampung 100 mili meter per hari. Padahal, debit hujan yang turun lebih dari itu,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, daya serap tanah di Jakarta juga hanya 10 persen. Itu artinya, 90 persen air tidak terserap. Hal ini disebabkan banyaknya pembangunan fisik dan kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH).
“RTH yang katanya ada 9 sampai 11 persen, nyatanya hanya ada 5 persen,” kata dia kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Hujan Deras, Kemang Dan Sejumlah Wilayah Ibu Kota Terendam Banjir
Ditambah, kata Anca, Pemprov malah menerbitkan Pergub 118/2020 tentang izin pemanfaatan ruang. Pergub itu mempermudah penerbitan IMB. Di mana pada 2021, Pemprov Jakarta menerbitkan sekitar 10.131 Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Naik sekitar 40 persen dari tahun 2020 yang mencapai 6.798 IMB.
Tak hanya itu, Anca menyoroti pembetonan sempadan sungai/ kali yang membuat air semakin tidak terserap. Menurut dia, ada 17,5 kilometer (km) sempadan sungai yang dibeton.
“Sempadan sungai tidak boleh dibeton karena berfungsi sebagai area resapan juga,” ingatnya.
Baca juga : Membaik, Cahya Banggakan Semangat Rekan-rekannya Di Timnas
Dia menyinggung soal pembangunan umur resapan. Menurutnya, sumur resapan seharusnya dibangun di gedung atau perumahan. Pembangunannya harus menjadi tanggung jawab pemilik gedung atau perumahan. Sehingga dana penanggulangan banjir bisa dialokasikan ke hal lain yang lebih penting. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya