Dark/Light Mode

Atasi Kemiskinan Ekstrem

BPS Dan DKI Pelototin Data Penerima Bansos

Minggu, 12 Februari 2023 07:30 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai rapat koordinasi bersama BPS di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/2). (Foto: PPID Jakarta).
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai rapat koordinasi bersama BPS di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/2). (Foto: PPID Jakarta).

 Sebelumnya 
“Mereka ini sebenarnya butuh dan perlu dibantu, diberikan bantuan atau jaringan pengaman sosial,” ucapnya.

Tanpa tersentuh bantuan, lan­jutnya, mereka bakal menjadi miskin struktural. Bahkan, bisa masuk kategori miskin ekstrem.

“Jika motor ditarik leas­ing akibat tidak bisa membayar cicilan, ya mereka tidak punya mata pencaharian lain,” tan­dasnya.

Baca juga : Wapres Tebar Optimisme

Sejumlah warganet mendu­kung upaya penyaluran penga­man sosial di DKI tepat sasaran.

“Pemprov DKI dan jajaran­nya harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan keakuratan data,” kata @ada­mandhika.

“Program turun ke lapangan untuk validasi data harus secara cepat dilakukan, sebelum ban­tuan-bantuan untuk kemiskinan diturunkan. Supaya segala ban­tuan yang diberikan tersalurkan kepada orang-orang yang benar-benar berhak menerima bantuan tersebut,” pinta @danildavinsi.

Baca juga : Heru Ajak Pengurus RW Kompak Turunkan Kemiskinan Ekstrem Dan Stunting Di Ibu Kota

“RT dan RW semoga bisa bekerja sama dengan baik dan memastikan orang yang mendapatkan bantuan adalah orang yang tepat,” harap @handoko_288.

“Semoga program Pemerintah tepat sasaran dan tidak malah diambil oleh orang-orang yang maruk yang seharusnya tidak berhak atas bantuan-bantuan,” ucap @jonatan.id10.

“Rata-rata yang dapat bansos malah orang yang hidup berke­cukupan. Saya curiga yang dapat hanya orang di sekitar RT/RW atau dari pihak keluarga RT/RW tersebut. Tolong disurvei lagi deh mana yang benar-benar membutuhkan,” kata @hilmi.abdulah1.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.