Dark/Light Mode

Pemprov DKI-Bogor Kawinkan Rute Transjakarta Dan Trans Pakuan

Yuk, Dukung Kepala Daerah Bangun Transportasi Publik

Minggu, 7 Mei 2023 07:30 WIB
Penjabat (Pj) Gu­bernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Foto: ppid.jakarta.go.id).
Penjabat (Pj) Gu­bernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Foto: ppid.jakarta.go.id).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal menyam­bungkan rute Transjakarta dengan Trans Pakuan. Ini dilakukan untuk mempermudah transportasi warga dari Jakarta ke Bogor dan sebaliknya.

Untuk itu, Penjabat (Pj) Gu­bernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto sudah ber­temu untuk membahas kerja sama ini pada Kamis (4/5).

“Kami sudah berdiskusi jika ada kepadatan (lalu lintas) di Bogor, maka akan difasilitasi untuk bisa masuk ke Jakarta menggunakan bus Transjakarta,” kata Heru.

Baca juga : Pemprov DKI Dan Pemkot Bogor Bahas Kerja Sama Bidang Transportasi

Selanjutnya, kata Heru, PT Transjakarta akan berdiskusi untuk pembahasan lebih lanjut dengan Perumda Trans Pakuan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota Bogor, untuk menentukan titik terang koordinasi perpin­dahan mobilitas warga dari dua wilayah tersebut.

Hal itu diharapkan dapat me­ningkatkan konektivitas Jakarta dan Bogor. Mengingat kapasi­tas moda transportasi yang ada seperti kereta komuter masih terbatas, sehingga banyak masyarakat yang menggunakan tol Jago­rawi. Penyediaan bus sambungan ini dinilai akan sangat efektif.

“Ada penambahan layanan rute (Trans Pakuan) dari Bogor ke Cibubur (Jakarta). Kita men­jemputnya, menyambungnya di Cibubur untuk masuk ke kota Jakarta (dengan Transjakarta),” jelas Heru.

Baca juga : Komunitas Nelayan Pesisir Dukung Ganjar Bantu Tingkatkan Tangkapan Pelaut Gowa

Saat ini, pihaknya sedang mengurus perizinan kerja sama transportasi antara Transjakarta dan Trans Pakuan ke Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kerja sama ini ditargetkan mulai diimple­mentasikan pada Desember 2023.

Bima Arya Sugiarto menuturkan, pihaknya setuju dengan rencana tersebut dan akan menindaklanjuti dengan proses yang lebih teknis.

“Tata caranya dan juga isu yang akan diangkat nanti akan diturunkan ke panitia teknis,” jelas Bima.

Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Penghijauan Monas Rampung Pertengahan 2024

Bima juga menitipkan pesan, berkenaan dengan pembenahan Jembatan Otista di Bogor, di­harapkan kepada warga Jakarta yang akan berkunjung ke Bogor menyesuaikan jam kunjungan­nya dan memperhatikan infor­masi pengalihan arus.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.