Dark/Light Mode

Pemprov DKI-Bogor Kawinkan Rute Transjakarta Dan Trans Pakuan

Yuk, Dukung Kepala Daerah Bangun Transportasi Publik

Minggu, 7 Mei 2023 07:30 WIB
Penjabat (Pj) Gu­bernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Foto: ppid.jakarta.go.id).
Penjabat (Pj) Gu­bernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Foto: ppid.jakarta.go.id).

 Sebelumnya 
“Akan selesai di awal Desember. Sekarang sedang ada penye­suaian arus padat agar macet bisa berkurang,” ujarnya.

Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengapresiasi kerja sama Pem­prov DKI Jakarta dengan Pem­kot Bogor dalam bidang trans­portasi. Kerja sama ini adalah langkah progresif Pj Gubernur Heru Budi Hartono.

“Setelah wacana akan melaku­kan kajian mendalam tentang pengaturan jam kerja di Jakarta, sekarang ditambah dengan kerja sama transportasi dan layanan rute dengan daerah penyangga, seperti Kota Bogor,” kata Rio ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Kerja sama ini, lanjut dia, menunjukkan bahwa Pemprov DKI Jakarta di bawah komando Heru sangat konsen terhadap upaya dan ikhtiar mengatasi ma­salah transportasi dan kemacetan di Ibu Kota.

Baca juga : Pemprov DKI Dan Pemkot Bogor Bahas Kerja Sama Bidang Transportasi

“Kita ketahui bersama, kemacetan merupakan salah satu problem krusial di DKI Jakarta selain banjir, ketersediaan hu­nian dan sampah,” ujarnya.

Ketua DPC PDIP Jakarta Timur ini berharap, di satu tahun periode yang tersisa, Heru bisa melakukan banyak langkah maju dan berdampak nyata untuk bisa mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta.

“Karena periode Gubernur Anies Baswedan telah mening­galkan begitu banyak tumpukan masalah mendasar, termasuk yang berkaitan dengan transportasi pub­lik dan kemacetan,” tandasnya.

Apresiasi juga dilontarkan Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan dan Penguatan Wilayah Ma­syarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno.

Baca juga : Komunitas Nelayan Pesisir Dukung Ganjar Bantu Tingkatkan Tangkapan Pelaut Gowa

Kata Djoko, kerja sama ini hal yang bagus dan harus diikuti daerah penyangga lain. Seperti, Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota Tangerang Selatan, serta Kota dan Kabupaten Tangerang.

“Kepala daerah lain harus bera­ni mengikuti langkah ini. Jangan hanya bangun tempat ibadah. Bangun public transport juga dapat pahala,” kata Djoko ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata ini mengatakan, kepala daerah penyangga Jakarta jangan manja. Mengandal­kan bantuan Pemerintah Pusat un­tuk membangun transportasi pub­lik. “Contoh Pemkot Tangerang, mereka menggunakan APBD untuk public transport,” ujarnya.

Ke depan, Djoko mengusul­kan agar bantuan dana yang diberikan Pemprov DKI Jakarta kepada daerah penyangga di­gunakan untuk pembangunan transportasi publik.

Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Penghijauan Monas Rampung Pertengahan 2024

Dia juga meminta kepala dae­rah penyangga berani membuat gebrakan perbaikan transportasi di wilayahnya. “Seperti di De­pok, angkotnya sudah bobrok. Kepala daerah harus berani mereformasi angkot,” tegasnya.

Agar sarana dan prasarana transportasi publik tersedia, Djoko mendorong peran dan partisipasi masyarakat. Caranya, pilih kepala daerah yang mau menghadirkan transportasi pub­lik yang baik.

“Pemilihan 2024 ini, kita kam­panyekan jangan pilih calon ke­pala daerah yang tidak pro public transport,” tandasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.