Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Udara Di DKI Terburuk Ketiga Dunia
Waspada, Anak Rawan Terserang Batuk Pilek
Kamis, 15 Juni 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
“Baik mobil atau motor, baik yang berbahan bakar fosil atau kendaraan listrik, semua tanpa terkecuali harus dibatasi,” kata dia.
Caranya, lanjut Nirwono, dengan memperluas pemberlakuan Ganjil-Genap, tarif parkir progresif dan pengendalian lalu lintas dengan metode Jalan Berbayar Elektronik (JBE). Jika kebijakan ini diterapkan dengan ketat, dia yakin penggunaan kendaraan pribadi akan berkurang drastis.
“Karena masyarakat akan dipaksa rasional untuk memilih moda angkutan umum,” ujarnya.
Baca juga : Jelang Pra PON, KONI DKI Geber Tes Fisik Atlet Di Stadion Rawamangun
Selain itu, dia mendorong Pemprov DKI untuk mempercepat integrasi seluruh transportasi yang andal dan terjangkau. Integrasi ini baik fisik moda transportasi maupun sarana dan prasarananya.
Kemudian, membenahi tata ruang permukiman dekat stasiun/halte/terminal transportasi massal.
Selain itu, dia menyarankan agar Pemprov DKI mengalihkan pembangkit listrik batubara di Jakarta dengan energi terbarukan. Hal itu untuk mengurangi polusi akibat pembakaran industrial berlebih yang berbahaya bagi lingkungan.
Baca juga : Waspada, Banyak Pupuk Palsu Beredar Di Pasar
Tambah RTH
Untuk mengatasi polusi udara yang semakin memburuk, Pemprov DKI sudah menyiapkan sejumlah strategi. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengungkapkan, pihaknya akan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH), mengurangi emisi udara buruk dari kendaraan bermotor dan melakukan peralihan bahan bakar.
“DKI berbenah menambah RTH, kita akan menanam pohon. Selain itu, akan terus mengurangi emisi kendaraan,” ujar Heru.
Baca juga : Bangsa Maju Andalkan Literasi, Bukan SDA
Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu juga mendorong peralihan bahan bakar untuk Transjakarta. Diharapkannya, bus Transjakarta menggunakan listrik makin banyak guna mengurangi polusi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya