Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tak Puas Kinerja Pemprov DKI
Kebon Sirih Bakal Bentuk Pansus Kabel Semrawut
Selasa, 8 Agustus 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Kent bilang, kabel semrawut bukan hanya membahayakan pengendara yang melintas, tetapi dapat menyebabkan kebakaran.
“Saya tak ingin wajah Jakarta yang sudah baik dan maju ini jadi tercoreng karena masalah kabel semrawut tidak selesai-selesai, sentilnya.
Sementara, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Nurhasan meminta, Pemprov DKImengawasi pembuatan dan perawatan kabel fiber optik yang digarap pihak swasta.
Baca juga : Pemilu 2024 Bakal Seru Dan Semarak
“Dinas Bina Marga DKI Jakarta seharusnya sudah selesai merapikan kabel fiber optik yang masih melayang di Ibu Kota,” katanya.
Sebab, lanjutnya, Pemprov DKI berencana menurunkan kabel tersebut dan memasukkannya ke dalam tanah, yakni Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).
Nurhasan melihat, kabel yang melintang di langit Jakarta banyak yang sudah tidak berfungsi. “Seperti kabel Telkom, dulu kan masih pakai telepon rumah. Sekarang teleponnya sudah tidak aktif, tapi kabelnya masih dibiarkan begitu saja,” kata Nurhasan.
Baca juga : Ridwan Kamil Minta Pemkot Cirebon Siapkan SMK Dukung Kawasan Rebana
Kondisi tersebut, diakui dia, menyulitkan Dinas Bina Marga untuk memotong kabel. Sebab, mereka tidak tahu mana kabel yang masih digunakan dan mana yang sudah tidak berfungsi. Karena itu, pihak vendor harus turun tangan, merapikan kabelnya yang masih dipakai dan memotong yang sudah tidak dipakai.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mewanti-wanti jajarannya untuk memperhatikan kabel semrawut agar segera diperbaiki agar tidak memakan korban lagi.
Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, sudah bertemu dengan para pemilik provider kabel dan meminta segera memperbaikinya.
Baca juga : Terbang Ke China, Menperin Bakal Bahas Kerja Sama Industri
“Kami memastikan akan memberi bantuan kepada keluarga korban kabel semrawut,” kata Heru di Jakarta Barat, Minggu (6/8).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya