Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Akibat Kemarau Panjang Di Ibu Kota
300 Hektare Pertanian Di Rorotan Kekeringan
Sabtu, 19 Agustus 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
“Penyaluran air bersih dimulai pada tanggal 4 hingga 14 Agustus 2023 dengan penerima manfaat sebanyak 6.800 jiwa. Kegiatan pendistribusian air bersih ini tidak akan bisa berjalan tanpa adanya dukungan dari PAM Jaya serta Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta,” kata Heri.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Indonesia tengah menghadapi fenomena El Nino yang mengakibatkan musim kemarau lebih panjang dari biasanya. Dampaknya, kondisi lebih kering sehingga curah hujan berkurang, tutupan awan berkurang dan suhu meningkat.
Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG A Fachri Rajab mengatakan, pihaknya memprediksi puncak dampak El Nino akan terjadi pada Agustus-September 2023 mendatang.
Baca juga : Pembakaran Rumah Dan Gereja Di Pakistan, Berujung Penangkapan 129 Orang
Hasil monitoring hingga pertengahan Juli 2023, sebanyak 63 persen dari zona musim telah memasuki musim kemarau. BMKG memprediksi kemarau tahun ini akan lebih kering dari normalnya-dan juga lebih kering dari tiga tahun sebelumnya.
Beberapa daerah yang akan terdampak kemarau panjang cukup kuat terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu, Lampung. Seluruh Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.
“Wilayah itu diprediksi memiliki curah hujan paling rendah dan berpotensi mengalami musim kering yang ekstrem,” kata Fachri.
Baca juga : Sandination Hadirkan Ruang Tumbuh Navigasi Peningkatan Diri Generasi Muda
Prakiraan curah hujan bulanan BMKG menunjukkan bahwa sebagai besar wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan bulanan kategori rendah. Bahkan, Sebagian wilayah akan mengalami kondisi tanpa hujan sama sekali hingga Oktober nanti.
“Jadi harus waspada akan potensi terjadinya kekeringan,” kata Fachri.
Adapun sektor yang paling terdampak dari fenomena El Nino adalah sektor pertanian-utamanya tanaman pangan semusim yang sangat mengandalkan air. Rendahnya curah hujan tentunya akan mengakibatkan lahan pertanian kekeringan dan dikhawatirkan akan mengalami gagal panen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya