Dark/Light Mode

Polusi Udara Masih Tinggi

Yuk, Kurangi Keluyuran Dan Terapin Pola Hidup Sehat

Minggu, 10 September 2023 07:30 WIB
Juru bicara Satgas Pengendalian Pencemaran Udara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (8/9/2023). (ANTARA/Siti Nurhaliza)
Juru bicara Satgas Pengendalian Pencemaran Udara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (8/9/2023). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

 Sebelumnya 
Ani memaparkan berbagai rencana aksi yang telah diimple­mentasikan, baik dalam bentuk upaya jangka pendek, menengah dan panjang.

Ani bilang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, pihaknya telah melaku­kan penutupan dan penghentian operasional sementara industri batubara stockpile dan industri arang. Penghentian ini dilaku­kan sampai perusahaan terse­but mampu memenuhi standar pengelolaan lingkungan.

“Satgas Pengendalian Pence­maran Udara juga sudah meng­gunakan water mist di berbagai gedung pemerintahan, seperti di Balai Kota DKI Jakarta dan Kan­tor Wali Kota. Serta mengim­bau pihak swasta/gedung-ge­dung tinggi lainnya agar dapat melakukan hal yang sama,” kata Ani di Balai Kota Jakarta, Jumat (8/9).

Baca juga : Transportasi Publik Cepat Dipermak Dong

Lalu, mendorong pelaksanaan uji emisi. Pemprov DKI Jakarta menyediakan 333 bengkel untuk uji emisi kendaraan roda empat dan 107 bengkel untuk kenda­raan roda dua yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

“Saat ini tercatat 1.022.622 kendaraan roda empat dan 101.660 kendaraan roda dua telah melakukan uji emisi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya bermitra dengan PT Astra In­ternational Tbk menyiapkan lokasi uji emisi gratis mulai 4 September 2023 hingga 31 De­sember 2023.

Baca juga : Polusi Udara Menurun Saat KTT ASEAN, Jakarta Hilang Dari 10 Besar Kota Terparah

Penerapan tilang berbayar ter­hadap kendaraan yang belum dan tidak lulus uji emisi juga telah dilakukan bersama Polda Metro Jaya sejak 1 September 2023.

Upaya jangka panjang, Ani menyebut, penanaman pohon dan tanaman terus digencarkan. Sejak Oktober 2022 hingga Agustus 2023, pihaknya sudah menanam 224.758 pohon dan 5.683.835 tanaman.

“Selain itu, telah diterbitkan Su­rat Imbauan Wali Kota kepada para pemilik gedung di masing-masing wilayah kota untuk melakukan penanaman pohon minimal berdi­ameter 20 sentimeter dan tinggi 3 meter,” ujar Ani.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.