Dark/Light Mode

Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut di Kalangan Siswa SMP Masih Minim

Minggu, 20 Oktober 2019 16:01 WIB
Kegiatan penyuluhan, pemeriksaan, dan pengobatan gigi dan mulut yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti (FKG Usakti), di SMP Muhammadiyah 12 Grogol, Jakarta Barat. (Foto: FKG Usakti)
Kegiatan penyuluhan, pemeriksaan, dan pengobatan gigi dan mulut yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti (FKG Usakti), di SMP Muhammadiyah 12 Grogol, Jakarta Barat. (Foto: FKG Usakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengetahuan masyarakat terkait kesehatan gigi dan mulut masih minim. Hal ini masih ditemukan di kalangan siswa-siswi SMP di kota besar. Padahal, penyakit gigi dan mulut jika tidak dirawat akan memengaruhi organ tubuh lain.

Demikian disampaikan drg. Asyurati Asia di sela-sela kegiatan penyuluhan, pemeriksaan, dan pengobatan gigi dan mulut yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti (FKG Usakti), di SMP Muhammadiyah 12 Grogol, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Berita Terkait : Perpisahan Kabinet Mengharukan dan Menghibur, Jokowi Kehilangan JK

“Kegiatan penyuluhan, pemeriksaan, dan pengobatan gigi dan mulut yang dilaksanakan FKG Usakti merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi. Yaitu pengabdian kepada masyarakat dalam hal ini terkait kesehatan gigi dan mulut,” jelasnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (20/10).

Alasan dipilihnya SMP Muhammadiyah 12, lanjut Ketua Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, karena di sekolah tersebut belum pernah dilakukan pendidikan kesehatan gigi dan mulut. Sehingga siswa-siswi masih memiliki pengetahuan yang minim terkait kesehatan gigi dan mulut di sini masih minim. 

Berita Terkait : Pengetahuan Kesehatan Gigi di Masyarakat Masih Minim

Respons siswa-siswi berserta guru terhadap kegiatan ini sangat positif. Hal itu dapat dilihat dari seluruh siswa-siswi ikut datang memeriksakan giginya. Kegiatan Penyuluhan dan Pengobatan Kesehatan Gigi dan Mulut yang berlangsung ini dihadiri oleh 89 siswa-siswin dan 50 di antaranya menerima pengobatan gigi dan mulut. 

Kegiatan ini melibatkan 19 mahasiswa dokter gigi dan 11 dokter gigi untuk supervisi dan tindakan pengobatan. Tindakan pengobatan terbatas untuk perawatan sederhana saja. Apabila pasien membutuhkan perawatan yang lebih kompleks, akan dirujuk ke RSGM FKG Usakti.

Berita Terkait : Menkominfo Dukung Sinergi BPJS Kesehatan dan Halodoc

Yuliana Elly Maspiah, Kepala SMP Muhammadiyah 12,  senang atas kegiatan yang dilakukan FKG Usakti di sekolahnya. “Kami bersyukur dan berterimakasih kepada FKG Usakti yang melakukan penyuluhan, pemeriksaan dan pengobatan gigi dan mulut, sehingga siswa-siswi mengetahui berbagai penyakit yang ditimbulkan dari gigi dan mulut,” ungkapnya. [USU]