Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Harapan Warga Jakarta
Program Sekolah Swasta Gratis, Jangan Hapus KJP
Minggu, 15 September 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
“Katanya program KJP mau dihapus. padahal saya sangat tertolong dan terbantu dengan adanya KJP,” tulis @lis_farrey.
Anggota DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi akan memperjuangkan kebutuhan anak Jakarta agar dapat menuntaskan sekolah selama 12 tahun.
Selain sekolah gratis, menurut dia, anak Jakarta juga membutuhkan penunjang lain yang perlu disiapkan oleh Pemprov.
Baca juga : Presiden Minta Maaf, Para Menteri Terharu
“Anak-anak kita juga harus medapat hak yang wajar. Dari sisi kesejahteraan harus diperhatikan juga,” kata Suhaimi.
Karena itu, Suhaimi berharap program sekolah swasta gratis tidak menghapus bansos, seperti KJP. Sebab, masyarakat sudah sangat merasakan manfaat dari KJP.
“Kalau sebagai wakil rakyat, tentu kami akan perjuangkan itu. Apa yang sudah pernah diperoleh, jangan sampai tidak didapatkan lagi,” ujarnya.
Baca juga : Jokowi-Prabowo Tak Bisa Diadu Domba
Alasannya, kata Suhaimi, pendidikan gratis harus dibarengi dengan pemenuhan gizi dan penunjang untuk sekolah. Di antara kebutuhan penunjang anak, yakni seragam dan biaya transportasi. Terlebih bila orang tua siswa termasuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Program yang sudah baik dirasakan masyarakat tidak boleh dihilangkan, justru harus lebih baik lagi,” kata Suhaimi.
Dia juga meminta Dinas Pendidikan mulai mempersiapkan hitungan kebutuhan anggaran secara matang. Hal itu untuk mensukseskan program sekolah swasta gratis dan beberapa bantuan pendukung.
Baca juga : KPK Anak Kandung Reformasi, Bukan Anak Kandung Megawati
“Butuh didetailkan berapa biaya untuk sekolah gratis dan berapa biaya untuk bantuan sosial yang men-support kesejahteraan masyarakat,” tandas Suhami.
“Kita akan perjuangkan di pembahasan APBD murni 2025,” imbuhnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya