Dark/Light Mode

Masuk Musim Hujan, Pemprov DKI Mulai Sibuk Mengantisipasi Banjir

Kamis, 7 November 2024 09:14 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Teguh Setyabudi meninjau rumah Pompa Green Garden, Kedoya Utara, Jakarta Barat. Teguh didampingi Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu (6/11/2024). (Foto: Zahra/RM)
Penjabat (Pj) Gubernur Teguh Setyabudi meninjau rumah Pompa Green Garden, Kedoya Utara, Jakarta Barat. Teguh didampingi Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu (6/11/2024). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai ancang-ancang menghadapi potensi banjir di musim hujan. Infrastruktur pengendali banjir dipastikan bekerja maksimal untuk mengurangi dampak banjir.

Rabu (6/11/2024), Penjabat (Pj) Gubernur Teguh Setyabudi meninjau rumah Pompa Green Garden, Kedoya Utara, Jakarta Barat. Teguh didampingi Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hadir juga Ketua RW 02 Kedoya Utara, Maruf Usman.

Teguh Setyabudi menjelaskan, rumah Pompa Green Garden yang dibangun pada tahun 2011 memberikan dampak signifikan mengurangi banjir di Kedoya Utara.

Teguh Setyabudi menegaskan bahwa mitigasi banjir adalah salah satu prioritas utama Pemprov DKI.

Baca juga : KPK Terbitkan Surat Penangkapan Sahbirin

“Kami terus melakukan persiapan untuk menghadapi musim hujan, termasuk meninjau dan memelihara rumah pompa seperti yang ada di Green Garden ini," Ujar Teguh.

Selain itu, Dinas SDA juga mempersiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk penempatan pompa mobile di lima wilayah DKI Jakarta dan memastikan bahwa saluran-saluran air dan waduk dalam kondisi siap untuk digunakan.

Dengan datangnya musim hujan, ancaman banjir menjadi perhatian utama bagi warga Jakarta, terutama di wilayah yang rentan tergenang. Rumah Pompa Green Garden menjadi salah satu solusi dalam mengatasi banjir di kawasan ini.

Teguh mengingatkan, pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, yang dapat memperparah masalah banjir.

Baca juga : Personel, Infrastruktur Dan Pompa Air DKI Bersiap Hadapi Banjir

Menurutnya, Pemprov terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan mengurangi dampak banjir. Selain pembangunan dan pemeliharaan rumah pompa, pemprov juga melakukan pengerukan saluran air dan perbaikan infrastruktur drainase.

Namun, Teguh mengakui bahwa beberapa area masih memerlukan perbaikan lebih lanjut.

"Kami masih terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan titik-titik rawan banjir dapat diatasi dengan cepat," ujar Teguh.

Terkait dengan genangan yang terjadi di beberapa titik, pejabat (Pj) Gubernur telah memerintahkan dinas-dinas terkait untuk segera menurunkan personel dan peralatan untuk melakukan perbaikan.

Baca juga : Dukung Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jateng Langsung Tancap Gas

Ketua RW 02 Kedoya Utara, Maruf Usman mengungkapkan,  dampak positif rumah Pompa Green Garden terhadap wilayahnya.

"Dulu, pada tahun 2020, kami mengalami banjir setinggi pinggang. Namun, sejak adanya pompa ini, Alhamdulillah, kami belum merasakan banjir lagi," ujar Maruf Usman, Ketua RW 02 Kedoya Utara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.