Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka -
Sekretaris Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta Suhud Alynudin meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengantisipasi lonjakan harga pangan menjelang bulan Ramadan.
Baca juga : Pemerintah Ingin Tingkatkan Partisipasi Masyarakat
Menurut Suhud, biasanya menjelang bulan Ramadan kebutuhan hidup masyarakat meningkat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi sejak awal mengenai lonjakan harga pangan. Terutama dalam kaitan kenaikan bahan kebutuhan pokok misalnya seperti gula, beras, minyak, dan sebagainya.
“Masuk bulan Ramadan tidak ada gejolak harga yang terlalu signifikan karena kenaikan pasti terjadi,” ujar Suhud di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/2/2025).
Baca juga : Transformasi Digital Dan Kinerja Keuangan BNI Diapresiasi DPR
Lebih lanjut, Suhud meminta Dinas KPKP segera bersinergi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bersama Perumda Dharma Jaya, Perumda Pasar Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya untuk memastikan agar ketersediaan pasokan pangan untuk masyarakat DKI Jakarta tercukupi selama bulan Ramadan berlangsung.
Dengan begitu, stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan dapat terjaga secara menyeluruh. Sehingga warga dapat menunaikan ibadah puasa saat bulan Ramadan secara tenang tanpa khawatir adanya lonjakan harga pangan.
Baca juga : Program Pangan Murah Digeber Jelang Ramadan
“Yang harus kita cegah adalah bagaimana ini tidak menimbulkan gejolak atau keluhan di masyarakat saat Ramadan tiba. Jadi harus diantisipasi sejak awal,” pungkas dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya