Dark/Light Mode

Banyak Dikeluhin Warga, Pramono Janji Beresin Kabel Semrawut Di Jakarta Selatan

Rabu, 30 Juli 2025 20:13 WIB
Warga melintas dekat kabel semrawut di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (16/4/2025). Selain mengganggu pemandagangan, kabel semrawut tersebut juga mengkhawatirkan pengguna jalan yang melintas. (Foto: Khairizzal Anwar/RM)
Warga melintas dekat kabel semrawut di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (16/4/2025). Selain mengganggu pemandagangan, kabel semrawut tersebut juga mengkhawatirkan pengguna jalan yang melintas. (Foto: Khairizzal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan penataan kabel secara bertahap melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).

“Jadi SJUT untuk memasukkan kabel ke dalam ini kan bukan program yang bim salabim karena biayanya juga cukup mahal,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Baca juga : Gubernur Pramono Janji Revitalisasi Dan Evaluasi Keamanan Pasar Taman Puring

Salah satu lokasi yang masih menjadi perhatian adalah kawasan Jalan Jantung, di mana kabel-kabel terlihat menjuntai dan tidak tertata. Menanggapi hal tersebut, Pramono menjelaskan bahwa saat ini penataan kabel melalui SJUT difokuskan terlebih dahulu di wilayah Jakarta Selatan.

“Memang sekarang ini daerah yang sedang dikerjakan di Jakarta Selatan. Terutama di Kebayoran Baru dan sebagainya dan secara bertahap,” jelasnya.

Baca juga : Hari Anak Nasional, Pertamina Bagikan Perlengkapan Sekolah Di Balikpapan

Pramono menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya fokus pada penataan kabel tapi juga pembangunan infrastruktur publik lain juga sedang dipersiapkan, termasuk revitalisasi pasar-pasar tradisional di ibu kota.

“Selain penurunan kabel, kita akan membangun empat pasar yang ada di Jakarta, dan juga Pasar Baru seperti yang kami janjikan,” ujarnya.

Baca juga : Gubernur Pramono: Transjabodetabek Tekan Angka Kemacetan Jakarta

Dia berharap, pembangunan dan revitalisasi ini bisa segera dimulai pada bulan Agustus 2025. Upaya ini juga bersamaan dengan penataan ruang terbuka hijau di wilayah Jakarta Selatan.

“Mudah-mudahan mulai bulan Agustus ini sudah dimulai, seperti kita mulai untuk yang mengintegrasikan tiga taman yang ada di Jakarta Selatan. Jadi pelan-pelan Jakarta kita benahi secara tertata,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.