Dark/Light Mode

Tinjau Banjir Rawa Buaya, Pramono Janji Tambah Pompa Biar Air Cepat Surut

Sabtu, 24 Januari 2026 11:48 WIB
Truk melintasi genangan banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Jumat (23/1/2026). Banjir setinggi 50–60 sentimeter akibat hujan berintensitas tinggi dan buruknya sistem drainase menyebabkan sejumlah kendaraan mogok serta mengganggu arus lalu lintas. (Foto: Dwi Pambudi/RM)
Truk melintasi genangan banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Jumat (23/1/2026). Banjir setinggi 50–60 sentimeter akibat hujan berintensitas tinggi dan buruknya sistem drainase menyebabkan sejumlah kendaraan mogok serta mengganggu arus lalu lintas. (Foto: Dwi Pambudi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi banjir dan pengungsian warga di Rawa Buaya, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta menindaklanjuti permintaan masyarakat terkait penanganan banjir.

Dalam kunjungan tersebut, Pramono didampingi oleh Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah. Mereka menyambangi lokasi pengungsian yang berada di Masjid Jami Baiturrahman, tempat ratusan warga sementara mengungsi akibat banjir.

Gubernur Pramono menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyalurkan berbagai bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

Baca juga : Hujan Deras dan Banjir Ancam Jakarta, Pramono Izinkan Sekolah Daring dan WFH

“Ada beras, minyak, mie instan, kasur lipat, matras, selimut, family kit, kids wear, dan juga tadi ada bantuan dari PMI DKI Jakarta berupa minyak penghangat tubuh," jelas Pramono di Masjid Jami’ Baitul Rahman, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026). 

Selain menyalurkan bantuan, Pramono juga melakukan pendataan jumlah warga terdampak banjir yang mengungsi di lokasi tersebut.

"Sekarang ini per pagi tadi KK-nya ada 45 KK, 177 jiwa," katanya. 

Baca juga : 9 Titik Banjir Jakarta Siang Ini, JORR Arah Kembangan Selatan Tak Bisa Dilalui

Lebih lanjut, Pramono bilang telah menginstruksikan Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta untuk segera menambah jumlah pompa air di lokasi terdampak.

“Alhamdulillah per sekarang ini sudah ada tambahan pompa kurang lebih empat. Jadi sekarang di tempat ini sudah ada tujuh pompa," kata Pramono. 

Selain penanganan banjir, Pemprov DKI Jakarta juga memastikan layanan kesehatan bagi para pengungsi tetap berjalan optimal melalui pos kesehatan yang tersedia di lokasi.

Baca juga : Tinjau Banjir Karawang, Wapres Prioritaskan Kesehatan Warga Terdampak

“Untuk seperti tempat ini ada pos kesehatan tentunya menyangkut apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan," terang Pramono. 

Menurut Pramono, secara umum kebutuhan kesehatan warga di pengungsian telah terpenuhi. Ia juga menampung beberapa permintaan tambahan terkait kebutuhan sosial, seperti karpet dan selimut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.