Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pembatasan Operasional Timbulkan Antrean Penumpang, MRT Klaim Sejalan Kebijakan Pemerintah
Senin, 16 Maret 2020 13:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pembatasan operasional, rangkaian, dan waktu tunggu MRT yang mulai diberlakukan hari ini menimbulkan penumpukan dan antrean panjang penumpang di beberapa stasiun. Banyak penumpang mengeluh. Namun, pihak PT MRT Jakarta beralasan, pembatasan operasional itu sejalan dengan koordinasi dengan pemerintah sebelumnya untuk membatasi pergerakan di perkotaan.
Kepala Divisi Corporate Secretar PT MRT Jakarta (Perseroda) Muhamad Kamaluddin mengatakan, pemerintah sebelumnya telah mengimbau warga untuk bekerja di rumah, belajar di rumah, dan beribadah di rumah. Oleh karenanya, MRT Jakarta, sebagai angkutan umum di Jakarta, mulai hari ini difokuskan hanya khusus untuk pekerja yang masih perlu menangani penanganan Covid-19 seperti pekerja medis dan pelayanan publik yang memang tidak bisa dikerjakan dari rumah.
Baca juga : Mewabahnya Corona, Penumpang MRT Masih Tinggi
“Layanan angkutan umum pada hari ini bukan ditujukan untuk mobilitas pekerja normal ke kantor, yang sudah diimbau untuk bekerja dari rumah,” kata Kamaluddin, dalam keterangan tertulis, Senin (16/3).
Menurutnya, PT MRT Jakarta tengah melakukan evaluasi antrean calon penumpang memasuki 4 stasiun pagi tadi. Yaitu Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Fatmawati, Stasiun Cipete Raya, dan Stasiun Dukuh Atas BNI. Sementara, antrean di 9 stasiun MRT lainnya dianggap masih normal.
Baca juga : Pertamina Target Tuntaskan Digitaliasi dan Kembangkan Pertashop
“Sedangkan social distancing di dalam stasiun dan di dalam kereta juga sudah berjalan. Hasil evaluasi tersebut akan kami review bersama pemerintah dalam waktu dekat,” tutupnya. [MRA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya