Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Siapkan PPSU Khusus Untuk Musnahkan Ikan Sapu-Sapu
Senin, 20 April 2026 15:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program pemusnahan ikan sapu-sapu di perairan Jakarta akan terus berlanjut dan tidak dilakukan secara parsial. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem air yang dinilai mulai terganggu akibat dominasi spesies tersebut.
“Yang pertama mengenai pemusnahan ikan sapu-sapu, dan memang ikan sapu-sapu ini di biotik air Jakarta sudah lebih dari 60%," kata Pramono di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dikutip Senin (20/4/2026).
Ia juga menyebut adanya laporan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memperkirakan jumlahnya bahkan lebih tinggi. Namun, ia masih berhati-hati dalam menyampaikan angka tersebut ke publik.
Baca juga : Pramono Siapkan Aturan Gratiskan dan Diskon PBB-P2 2026
“Bahkan KKP sebenarnya melaporkan ke saya lebih dari 70%, tapi saya belum terlalu meyakini dan saya menyampaikan kemarin lebih dari 60%," katanya.
Dalam pelaksanaan awal program pembersihan, hasil yang diperoleh menunjukkan jumlah tangkapan yang signifikan, terutama di wilayah Jakarta Selatan.
“Ketika baru satu hari kita mengadakan pembersihan, yang paling utama di Jakarta Selatan, itu lebih dari 3,5 ton (terkumpul) dan total hampir 6,5 ton ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap," jelas Pramono.
Baca juga : Pramono Inisiasi Gerakan Basmi Ikan Sapu-Sapu di Aliran Air se-Jakarta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan petugas khusus dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang bertugas secara berkala membersihkan ikan sapu-sapu dari perairan.
“Dan untuk ini tidak bisa kemudian dilakukan secara parsial, kami akan melanjutkan dan secara khusus seperti yang saya sampaikan, Jakarta akan punya PPSU untuk secara berkala membersihkan ikan sapu-sapu di Jakarta," ujarnya.
Terkait adanya saran dan kritik dari Majelis Ulama Indonesia mengenai metode pemusnahan, Pramono menyatakan akan melibatkan pihak yang ahli untuk menentukan tata cara yang tepat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya