Dark/Light Mode

Pramono Kumpulkan Wali Kota, Pemprov DKI Fokus Perangi Ikan Sapu-Sapu di Kali

Selasa, 14 April 2026 10:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap menggelar rapat khusus untuk membahas penanganan ikan sapu-sapu yang dinilai semakin meresahkan dan berdampak pada ekosistem perairan di ibu kota. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyatakan akan mengumpulkan seluruh wali kota di Jakarta guna menyusun langkah konkret penanganan masalah tersebut.

“Jadi penanganan ikan sapu-sapu yang dilakukan di depan Plaza Indonesia itu sebagai contoh role model penanganan nanti di tempat lain," kata Pramono saat ditemui di Kantor Bina Marga DKI, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026). 

Baca juga : Pram Dukung Basmi Ikan Lapis Baja Asal Amerika

Rapat tersebut rencananya akan melibatkan wali kota dari Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. 

“Dan dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu karena saya akan minta seluruh wali kota, kalau di Pulau Seribu gaklah, semua wali kota untuk menangani ini karena memang dampaknya sudah terasa," tegasnya. 

Ikan sapu-sapu sendiri diketahui bukan spesies asli Indonesia, melainkan berasal dari Amerika Selatan. Keberadaannya di perairan Jakarta dinilai mengancam keseimbangan ekosistem. 

Baca juga : Jamin Hak Dasar Warga Akses Air Minum, Pemprov & DPRD DKI Godok Raperda SPAM

“Apalagi ini kan ikan yang berasal dari Amerika Selatan, mereka sangat kuat dan kemudian menjadi predator bagi ikan-ikan lokal, wader dan sebagainya," kata Pramono. 

Selain memangsa ikan lokal, ikan sapu-sapu juga disebut merusak infrastruktur perairan seperti tanggul. Hal ini terjadi karena kebiasaan ikan tersebut membuat lubang sebagai tempat tinggal, yang berpotensi melemahkan struktur tanggul dan memperparah risiko kerusakan.

“Sehingga dengan demikian penanganan untuk apa ikan sapu-sapu ini kami akan tangani secara serius karena Jakarta mudah-mudahan bisa jadi role model untuk itu," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.