Dark/Light Mode

Pemprov Ancam Sanksi Tegas Sekolah Swasta Gratis yang Tarik SPP Siswa

Sabtu, 9 Mei 2026 12:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengambil tindakan tegas terhadap sekolah swasta gratis yang masih memungut biaya dari siswa. 

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas sorotan DPRD DKI Jakarta terkait pelaksanaan program sekolah gratis di sejumlah sekolah swasta yang diduga masih meminta pembayaran kepada peserta didik.

Baca juga : Duh, 22 Ribu Anak Di Jakut Tak Mengenyam Pendidikan

“Yang pertama untuk sekolah gratis, komisi yang berwenang di DPRD segera akan saya terima secara official. Karena memberikan fasilitas sekolah gratis itu tidak mungkin sendirian oleh pemerintah DKI Jakarta. Jadi harus bersama-sama dengan DPRD,” kata Pramono di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).

Sorotan terhadap program sekolah gratis muncul setelah adanya laporan mengenai sejumlah sekolah swasta penerima program yang masih menarik biaya tertentu kepada siswa. 

Baca juga : DPRD DKI Apresiasi Program Sekolah Gratis 2026, Minta Diperluas hingga Madrasah

“Dan untuk tahun depan, berapa (sekolah swasta gratis) yang akan ditambahkan tentunya juga menjadi keputusan yang bersama,” ujar Pramono.

Pramono menegaskan bahwa sekolah yang telah menerima fasilitas program gratis dari Pemprov DKI Jakarta tidak diperbolehkan lagi membebankan biaya tambahan kepada siswa. Jika masih ditemukan pungutan, maka pemerintah daerah akan mengambil langkah tegas terhadap sekolah terkait.

Baca juga : Ingat Ya, Dilarang Minta Pungutan Kepada Siswa

“Dan kalau kemudian sudah digratiskan masih menarik fasilitas yang ada kepada siswa, kepada murid, pemerintah DKI Jakarta akan mengambil keputusan tegas untuk itu,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.